Demokrat Sebut Nama Maia Estianty untuk Tandingi Risma

Kompas.com - 09/08/2015, 18:04 WIB
Maia Estianty diabadikan setelah jumpa pers syukuran produksi film Guru Bangsa HOS Tjokroaminoto, yang dibintanginya, di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (3/9/2014). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAMaia Estianty diabadikan setelah jumpa pers syukuran produksi film Guru Bangsa HOS Tjokroaminoto, yang dibintanginya, di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (3/9/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
SURABAYA, KOMPAS.com - Partai Demokrat enggan mengikuti sikap politik koalisi Majapahit dalam proses pemilihan Wali Kota Surabaya. Partai yang dipimpin mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu memastikan akan mengusung pasangan calonnya sendiri.

Salah satu nama yang sempat menjadi pembahasan adalah, mantan isteri musisi Ahmad Dhani, Maia Estianty. Informasi yang dihimpun Kompas.com, nama personal Duo Ratu itu sempat disebut mendampingi Dhimam Abror, sebagai alternatif dari pasangan Rasiyo-Abror.

Rasiyo adalah mantan birokrat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang terakhir menjabat sebagai Sekdaprov. Informasi soal nama Maia itu pun dibenarkan oleh Dhimam Abror.

Sayangnya, Calon Wali Kota dari kalangan praktisi media itu enggan membuka nama pasangan yang akhirnya disepakati berdasarkan pertemuan terakhir. "Semalam memang sempat muncul nama Maia, informasi lengkapnya tunggu saja," kata dia, Minggu (9/8/2015).

Dihubungi terpisah, Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim Bonie Laksamana mengatakan, konstelasi politik di Surabaya bergerak dinamis sejak KPU membuka lagi pendaftaran bagi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, mulai hari ini hingga dua hari ke depan.

"Tidak ada istilah meninggalkan koalisi, komunikasi kami dengan partai koalisi sangat baik," kata Bonie.

Kemarin, koalisi Majapahit menegaskan, tidak akan mengusung pasangan calon pada pilwali Surabaya tahun ini. Justru koalisi yang berisi tujuh partai parlemen yakni Golkar, Demokrat, PAN, PKS, Gerindra, PKB, dan PPP ini berniat menggugat KPU dan Bawaslu karena telah memperpanjang masa pendaftaran pasangan calon.

Menurut mereka, perpanjangan masa pendaftaran pasangan calon tidak memiliki dasar hukum yang kuat. 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X