Khatib: Jangan Salah Artikan Jihad

Kompas.com - 17/07/2015, 08:11 WIB
Umat muslim menjalani ibadah shalat tarawih perdana menyambut bulan Ramadhan 1436 Hijriah, di masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (17/6/2015). Umat muslim mulai menjalani ibadah puasa pada 18 Juni 2015. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESUmat muslim menjalani ibadah shalat tarawih perdana menyambut bulan Ramadhan 1436 Hijriah, di masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (17/6/2015). Umat muslim mulai menjalani ibadah puasa pada 18 Juni 2015.
EditorSandro Gatra


MALANG, KOMPAS.com — Khatib shalat Idul Fitri di Masjid Sirotol Mustaqim Kota Malang, Jawa Timur, Jubair, mengingatkan agar masyarakat Indonesia jangan sampai menyalahartikan jihad yang selama ini dipahami sebagai angkat senjata oleh kelompok tertentu.

"Karena salah mengartikan jihad oleh kelompok tertentu, menjadikan Indonesia dipandang sebagai negara teroris. Padahal, itu tidak benar dan sangat merugikan orang lain," kata Jubair ketika menjadi khatib dan imam shalat Idul Fitri di masjid tersebut, Jumat (17/7/2015), seperti dikutip Antara.

Menurut dia, arti jihad yang sesungguhnya adalah kemampuan melawan diri sendiri, bukan mengangkat senjata dan memerangi umat manusia yang tidak sepaham dengan kelompoknya.

"Jihad di Tanah Air dipimpin oleh kepala negara (presiden), bukan oleh sekelompok dan golongan tertentu," tegasnya.

Jihad, lanjutnya, merupakan melawan dan memerangi segala kemungkaran dan bertempur melawan kemiskinan demi peningkatan kesejahteraan umat manusia, termasuk seluruh masyarakat Indonesia. Bukan sebaliknya, memerangi dan merugikan orang-orang yang tidak bersalah.

Menyinggung makna Ramadhan dan Idul Fitri, Jubair mengatakan, pada momen Lebaran ini, bukan hanya sekadar memakai baju baru. Bagi umat Muslim, Lebaran juga sebagai momen bangkitnya kesadaran sosial dan sikap mau berbagai untuk menyejahterakan dan membantu orang lain yang membutuhkan, terutama fakir miskin dan anak yatim.

Selain itu, Lebaran juga momen untuk melahirkan ide-ide baru demi pembangunan bangsa dan negara ke depan yang lebih baik.

"Umat Islam harus bangkit untuk menata kehidupan dan masa depan yang lebih baik, jangan sampai tergerus dan tertinggal dalam hal apa pun untuk menata dunia ini," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Moch Anton ketika memberikan sambutan sebelum shalat Idul Fitri di Masjid Jami Kota Malang mengatakan, Lebaran merupakan momen untuk meningkatkan kualitas hidup dan saling memaafkan antarsesama manusia.

"Setelah saling memaafkan, marilah kita bersama-sama kembali untuk membangun kota ini, kota yang kita cintai ini dengan berkeadilan dan saling membantu untuk mewujudkannya," kata Anton.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembunuhan Pria yang Terekam CCTV

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembunuhan Pria yang Terekam CCTV

Regional
Wapres Ma'ruf Amin: Pendidikan 'Online' Tidak Optimal

Wapres Ma'ruf Amin: Pendidikan "Online" Tidak Optimal

Regional
Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK

Penetapan Data Penerima Bansos Tahap II Jabar Diapresiasi KPK

Regional
Bertemu Pemuda Tak Pakai Masker di Kedai Kopi, Risma: Ayo Kamu Push Up

Bertemu Pemuda Tak Pakai Masker di Kedai Kopi, Risma: Ayo Kamu Push Up

Regional
14 Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di RS Makassar DPO

14 Tersangka Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di RS Makassar DPO

Regional
Rencana Perobohan Patung Perguruan Silat di Sragen Batal Setelah Ada Kesepakatan

Rencana Perobohan Patung Perguruan Silat di Sragen Batal Setelah Ada Kesepakatan

Regional
Karyawan Meninggal karena Covid-19, Pelayanan di Kanwil BRI Malang Berjalan Normal

Karyawan Meninggal karena Covid-19, Pelayanan di Kanwil BRI Malang Berjalan Normal

Regional
Bandara YIA Mulai Operasikan Penerbangan Internasional ke Malaysia

Bandara YIA Mulai Operasikan Penerbangan Internasional ke Malaysia

Regional
Hendak Menuju Lokasi Kebakaran, Petugas Pemadam Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas

Hendak Menuju Lokasi Kebakaran, Petugas Pemadam Meninggal karena Kecelakaan Lalu Lintas

Regional
Jadi Relawan, Polisi di Malang Makamkan 57 Pasien Covid-19, Mobil berisi Kantong Jenazah

Jadi Relawan, Polisi di Malang Makamkan 57 Pasien Covid-19, Mobil berisi Kantong Jenazah

Regional
Ada Penumpang Positif Covid-19, Pelayaran Kapal Feri Buton-Wakatobi Dihentikan Sementara

Ada Penumpang Positif Covid-19, Pelayaran Kapal Feri Buton-Wakatobi Dihentikan Sementara

Regional
KPK Kembali Geledah Sejumlah Ruangan di Kantor Bupati Kutai Timur

KPK Kembali Geledah Sejumlah Ruangan di Kantor Bupati Kutai Timur

Regional
Pelaku Tetap Bekerja di Lokasi Pembunuhan Usai Membunuh Saudaranya karena Disebut Bodoh

Pelaku Tetap Bekerja di Lokasi Pembunuhan Usai Membunuh Saudaranya karena Disebut Bodoh

Regional
Banjarmasin Masuk Zona Hitam, Wali Kota Ancam Tempat Hiburan yang Beroperasi

Banjarmasin Masuk Zona Hitam, Wali Kota Ancam Tempat Hiburan yang Beroperasi

Regional
Menteri Nadiem Makarim Sebut SMAN 4 Sukabumi Luar Biasa

Menteri Nadiem Makarim Sebut SMAN 4 Sukabumi Luar Biasa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X