BNN Kepung Lokasi Pelacuran, PSK dan Pelanggannya Kocar-kacir

Kompas.com - 25/06/2015, 08:19 WIB
Salah seorang pengunjung menjalani tes urine Kompas.com/FirmansyahSalah seorang pengunjung menjalani tes urine
|
EditorGlori K. Wadrianto
BENGKULU, KOMPAS.com — Puluhan aparat dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu menggelar razia dengan cara mengepung pusat prostitusi di Kota Bengkulu, tepatnya di RT 8, Kelurahan Sumber Jaya, Kamis (24/6/2015) malam.

Razia narkotika dengan cara mengepung lokasi prostitusi itu dimulai pada pukul 23.45 WIB hingga pukul 02.30 WIB, Kamis (25/6/2015).

Tak kurang dari enam unit mobil BNNP berisi aparat. Awalnya, kedatangan mereka tak dicurigai para tamu di kawasan prostitusi itu. Musik pun masih terdengar ingar-bingar di lokasi itu. Namun, sesaat setelah aparat turun, mereka langsung mengepung kawasan tersebut dan masuk ke rumah-rumah bordir yang tersebar di sana.

Beberapa tamu yang terkejut dengan kedatangan petugas BNNP mencoba melarikan diri. Petugas pun mengejar mereka dan bahkan letusan tembakan mewarnai razia tersebut.

Satu per satu rumah bordil di kawasan tersebut dirazia dan digelar tes urine di tempat terhadap tamu dan wanita penghibur. "Hasilnya, 10 orang tamu jenis kelamin pria dan perempuan di lokasi itu positif mengonsumsi narkotika berbagai jenis, mulai dari sabu, ganja, hingga ekstasi," kata Kepala Bidang Berantas BNNP Bengkulu Herly Yudianto.

Herly melanjutkan, dari 10 orang itu, tiga di antaranya bandar narkoba dan sedang disidik secara mendalam oleh petugas. "Semua dibawa ke kantor BNNP Bengkulu untuk disidik," kata Herly.

Selain mengamankan pengunjung dan perempuan penghibur, BNNP juga menemukan alat isap sabu jenis bong di salah satu rumah bordir. Namun, pemilik tempat hiburan tersebut lolos dari sergapan petugas.

Isak tangis dari perempuan penghibur yang ketakutan saat dirazia ikut meramaikan suasana. Beberapa wanita penghibur mengaku sampai kencing di celana saat mendengar tembakan polisi yang menghalau beberapa tamu yang mencoba melarikan diri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X