Rumah Angeline, Suara Anak Kecil Sesenggukan dan Karangan Bunga

Kompas.com - 15/06/2015, 06:30 WIB
Rumah keluarga angkat Angeline, bocah 8 tahun yang dilaporkan hilang 16 Mei lalu dan ditemukan tewas 10 Juni 2015. Di halaman belakang rumah inilah, Angeline ditemukan tewas terkubur. KOMPAS.com/Ira RachmawatiRumah keluarga angkat Angeline, bocah 8 tahun yang dilaporkan hilang 16 Mei lalu dan ditemukan tewas 10 Juni 2015. Di halaman belakang rumah inilah, Angeline ditemukan tewas terkubur.
|
EditorCaroline Damanik

BALI, KOMPAS.com
 — Tidak susah mencari rumah ibu angkat Angeline yang berada di Jalan Sedap Malam Nomor 26, Denpasar, selama sepekan terakhir ini. Sejak pagi hingga malam, rumah yang tertutup rapat tersebut ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Angeline, bocah 8 tahun yang dinyatakan hilang sejak 16 Mei lalu dan ditemukan tewas terkubur, Rabu (10/6/2015).

Di sisi utara, rumah Margreith, ibu angkat Angeline, berbatasan dengan sebuah warung kopi, sedangkan sebelah selatan terdapat lahan yang menjual tanaman. Tepat di bagian belakang rumah berbatasan dengan lahan milik warga yang ditanami bunga untuk sesajen serta dekat dengan perumahan bangunan baru.

Berbeda dengan rumah di sekitarnya, rumah ini diberi pagar setinggi sekitar 2 meter. Tembok itu membuat orang tidak mudah melihat kondisi apa pun di dalam rumah dan halamannya. Gerbang depan adalah satu-satunya akses jalan masuk ke rumah itu.

"Tapi, kalau lewat gang bagian belakang, saya sering dengar anak kecil nangis sesenggukan. Saya menduga itu Angeline. Ini sebelum anak itu dikabarkan hilang. Saya mau masuk ke dalam juga enggak bisa," ungkap Najuwa, warga yang tinggal di belakang rumah Margreith, kepada Kompas.com, Minggu (14/6/2015).

Dia juga tidak bisa memastikan berapa orang yang tinggal di dalam rumah tersebut. Najuwa mengaku jarang bertemu dengan Margreith. Dia juga hanya selalu melihat Angeline lewat depan warungnya setiap berangkat sekolah.

"Yang saya tahu ada perempuan yang kos di dalam sana, sepertinya kerja di kafe gitu. Tapi jarang nyapa sih. Biasanya keluarnya sore, pulang malam," tutur Najuwa.

Dia menjelaskan, sepanjang Jalan Sedap Malam memang banyak kafe dan tempat hiburan malam. Beberapa rumah warga di jalan itu juga banyak disewakan sebagai tempat indekos.

Najuwa lalu menunjuk ke arah pohon pisang yang terlihat dari balik tembok samping bagian belakang.

"Di bawah pohon pisang itu jenazah Angeline ditemukan," ujar Najuwa.

Gelap dan tak terbuka

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disebut Calon Pendamping Cellica di Pilkada Karawang 2020, Acep Jamhuri: Enjoy Aja

Disebut Calon Pendamping Cellica di Pilkada Karawang 2020, Acep Jamhuri: Enjoy Aja

Regional
Curhat Warga Jabar di Daegu Korsel, Minta Ridwan Kamil Kirim Masker

Curhat Warga Jabar di Daegu Korsel, Minta Ridwan Kamil Kirim Masker

Regional
Polisi Buru Anggota KKB yang Hendak Menyandera Guru di Mimika, akan Ditindak Tegas

Polisi Buru Anggota KKB yang Hendak Menyandera Guru di Mimika, akan Ditindak Tegas

Regional
Ratusan Warga Keerom Minta Dana Investasi Sapi Perah Dikembalikan

Ratusan Warga Keerom Minta Dana Investasi Sapi Perah Dikembalikan

Regional
Jejak Sandal Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Misteri Kematian Siswi SMP di Gorong-gorong Sekolah

Jejak Sandal Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Misteri Kematian Siswi SMP di Gorong-gorong Sekolah

Regional
Protes Pembabatan Hutan Adat, Mahasiswa dan Satpol PP Kericuhan di Kantor Gubernur Maluku

Protes Pembabatan Hutan Adat, Mahasiswa dan Satpol PP Kericuhan di Kantor Gubernur Maluku

Regional
Oknum Polisi Ditangkap Gegara Bawa 1 Kg Sabu di Bandara Juwata

Oknum Polisi Ditangkap Gegara Bawa 1 Kg Sabu di Bandara Juwata

Regional
PGRI Ingin Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Kembali Jadi Guru Setelah Dihukum

PGRI Ingin Tersangka Tragedi Susur Sungai Sempor Kembali Jadi Guru Setelah Dihukum

Regional
Joki CPNS di Makassar Ketahuan Setelah Peroleh Skor Tes SKD 408

Joki CPNS di Makassar Ketahuan Setelah Peroleh Skor Tes SKD 408

Regional
Tak Ada Serum Anti Bisa, Polisi yang Digigit Ular saat Evakuasi Banjir Dirujuk ke RSUD Karawang

Tak Ada Serum Anti Bisa, Polisi yang Digigit Ular saat Evakuasi Banjir Dirujuk ke RSUD Karawang

Regional
Bambu Bali Memperindah Taman Harmoni Surabaya, Risma Senang

Bambu Bali Memperindah Taman Harmoni Surabaya, Risma Senang

Regional
Persaingan Geng Antar Sekolah yang Akhirnya Renggut Masa Depan AF...

Persaingan Geng Antar Sekolah yang Akhirnya Renggut Masa Depan AF...

Regional
Seorang Pemuda di Aceh Cabuli Keponakannya di Bawah Umur

Seorang Pemuda di Aceh Cabuli Keponakannya di Bawah Umur

Regional
Ini Motif Ayah Kandung Buang Jasad Anaknya di Gorong-gorong Sekolah

Ini Motif Ayah Kandung Buang Jasad Anaknya di Gorong-gorong Sekolah

Regional
Deni, Hacker Berhati Mulia Belajar Bobol Situs dari YouTube, Ingin Kuliah di Sekolah Tinggi Sandi Negara

Deni, Hacker Berhati Mulia Belajar Bobol Situs dari YouTube, Ingin Kuliah di Sekolah Tinggi Sandi Negara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X