Penemuan Angeline karena Polisi Curiga Ada Gundukan Tanah dan Bau Menyengat - Kompas.com

Penemuan Angeline karena Polisi Curiga Ada Gundukan Tanah dan Bau Menyengat

Kompas.com - 10/06/2015, 13:40 WIB
Tribun Bali/Edi Suwiknyo Proses evakuasi jenazah Angeline, Rabu (10/6/2015).


DENPASAR, KOMPAS.com
 — Kepolisian Daerah Bali berhasil menemukan jasad Angeline, bocah 8 tahun yang hilang sejak pertengahan Mei lalu, di halaman belakang rumahnya di Denpasar, Bali, Rabu (10/6/2015). Penemuan itu berawal dari kecurigaan polisi atas keberadaan gundukan tanah di lahan pisang di halaman tersebut.

Ronny mengatakan, polisi merasa curiga karena ada bau menyengat dari rumah korban di Jalan Sedap Malam, Denpasar. Polisi kemudian menemukan gundukan tanah yang tak beraturan yang ditutupi sampah.

"Dengan upaya maksimal, kami akhirnya menemukan bahwa Angeline dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Kepala Kepolisian Daerah Bali Irjen Ronny Sompie saat ditemui di kediaman korban, Rabu siang.

Jasad korban dikubur di dekat kandang ayam. Jenazahnya kemudian diangkat sekitar pukul 12.30 Wita.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar dan kepolisian kemudian keluar dengan membawa jasad korban yang sudah terbungkus kantong jenazah sekitar pukul 13.40 Wita. Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah (RSUP) Sanglah untuk diotopsi.

Saat polisi membongkar kuburan Angeline, tidak ada satu pun anggota keluarga termasuk ibu angkatnya, Mg, yang berada di lokasi.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorLaksono Hari Wiwoho
SumberAntara

Terkini Lainnya


Close Ads X