Kompas.com - 06/06/2015, 16:38 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo meresmikan operasi pabrik semen dari kalangan swasta, PT Bintang Mitra Sejahtera (Bima), Jumat (29/5/2015). Produk semen diberi nama “Semen Bima” KOMPAS.com/NAZAR NURDINGubernur Ganjar Pranowo meresmikan operasi pabrik semen dari kalangan swasta, PT Bintang Mitra Sejahtera (Bima), Jumat (29/5/2015). Produk semen diberi nama “Semen Bima”
|
EditorGlori K. Wadrianto
MAGELANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ingin serius mengelola Candi Borobudur sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah. Warisan budaya dunia itu memiliki potensi dari berbagai segi yang dapat dijual kepada wisatawan, tidak hanya lokal tetapi juga mancanegara.

“Kita tidak hanya serius, tapi super serius ingin mengelola Candi Borobudur menjadi objek wisata yang betul-betul menarik dan menjadi magnetnya pariwisata,“ kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disela pembukaan Festival Jamu dan Kuliner 2015 di Kota Magelang, Jumat (5/6/2015) malam.

Ganjar mengaku terus mendorong upaya-upaya pengembangan potensi wisata Candi yang terletak di Kabupaten Magelang itu, di antaranya dengan menjaga sister-temple antarnegara yang juga memiliki situs seperti Candi Borobudur. Seperti di Angkor Wat di Kamboja, Laos dan sebagainya.

Bahkan, kata Ganjar, Cina juga tertarik ingin bekerjasama. Politisi PDI Perjuangan itu mengemukakan ada banyak sisi yang bisa dikembangkan dari candi peninggalan raja-raja pada wangsa Syailendra itu, selain dukungan wisata sekitarnya serta dukungan insfrastruktur yang memadai.

“Sekilas, Borobudur hanya berupa tumpukan batu, ada reilef-reliefnya yang mungkin orang datang sekali selesai. Tapi kalau kemudian kita bercerita pengalaman yang ada disitu, sejarah panjang, mungkin sendaratari, lalu akomodasi, souvenir, kuliner dan lanscape yang baik maka Candi Borobudur akan jadi magnet pariwisata,“ urai Ganjar.

“Bahkan jika potensi sekitarnya, seperti ada sungai yang dibuat wisata arung jeram, wisatawan bisa menikmati ketenangan, kesenian, jadi daerah sekitarnta juga akan tumbuh. Ini yang akan kita dorong, tinggal pemerintah membangun jalur transportasi yang mudah,“ sambung pria kelahiran Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, ini.

Ganjar mengak telah berbincang dengan Presiden Joko Widodo dan Kementrian Pariwisata terkait pengelolaan Candi Borobudur. Dia juga sudah berkoordinasi dengan stakeholder setempat untuk membicarakan beberapa hal, diantaranya terkait akses tranportasi menuju Borobudur.

“Kita sudah bicarakan itu, misalnya jarak kedekatan Borobudur dengan bandara, memungkinkan gak kalau kereta bisa masuk ke situ, atau kalau tidak dengan shuttle-bus yang nyaman,“ ungkap Ganjar.

Dana promosi Rp 10 miliar
Menurut Ganjar, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk lebih mengangkat potensi Candi Borobudur. Antara lain penyelenggaraan berbagai event kegiatan di Borobdur, mulai tingkat lokal, ASEAN sampai internasional.

Upaya selanjutnya, ucap Ganjar, adalah memperbanyak referensi pustaka yang memuat sejarah panjang Candi Borobudur. Ganjar menilai Borobudur masih belum memiliki hal itu. “Yang kurang dari kita adalah buku, story telling, maka tahun ini Kementrian Pariwisata menganggarkan Rp 10 miliar untuk promosi Candi Borobudur dan destinasi wisata lainnya di Jawa Tengah, bahkan kita menggunakan televisi kelas dunia,“ ungkap Ganjar.

Ganjar berharap, orang yang berkunjung ke Borobudur tidak hanya sekadar berwisata akan tetapi juga belajar banyak hal, mulai dari sisi kultural, budaya, agama, sains, arsitektur, sejarah, dan sisi lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X