Lawan Gubernur Jateng, Yusril Bawa 360 Bukti Surat ke Pengadilan

Kompas.com - 21/05/2015, 18:44 WIB
Yusril Ihza Mahendra KOMPAS.com/NAZAR NURDINYusril Ihza Mahendra
|
EditorFarid Assifa
SEMARANG, KOMPAS.com – Penyelesaian sengketa lahan di kompleks Pekan Raya Promosi dan Pembangunan (PRPP) antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pihak ketiga, yakni PT Indo Perkasa Usahatama, terus berlangsung di Pengadilan Negeri Semarang. Para pihak bahkan telah mengajukan sejumlah bukti tertulis kepada hakim.

Kuasa hukum PT IPU yang juga mantan Menteri Sekretaris Negara, Yusril Ihza Mahendra, mengaku telah menyerahkan bukti tertulis kepada hakim sesaat sebelum proses mengambil keterangan saksi dimulai. Yusril menyerahkan 360 bukti surat. Pihaknya juga dalam proses pembuktian telah mendatangkan sembilan saksi fakta.

“Empat saksi fakta di antaranya selaku pemilik atau penggarap tambak. Lahan tambak mereka telah kami bebaskan, dan mereka menerima ganti rugi dari kami,” kata Yusril seusai sidang, Kamis (21/5/2015).

Pembebasan lahan hak milik warga tambak, lanjut Yusril, adalah untuk keperluan hak pengelolaan lahan (HPL) untuk kompleks PRPP. Untuk menguatkan buktinya, dua orang pengurus yang ada di Yayasan PRPP juga telah didatangkan sebagai saksi fakta.

Tidak berhenti sampai di situ, dua orang saksi pendukung, yakni dari juru ukur tanah didatangkan. Juru ukur itu untuk menjelaskan soal pengukuran tanah, mengatur data gambar ke lokasi, atau memetakan petak rencana blok pengembangan ke lapangan.

“Jadi, pembuatan titik-titik pengerjaan proyek itu dari keterangan saksi fakta yang kami datangkan,” tambahnya.

Dengan bukti dan keterangan saksi tersebut, ia yakin nantinya majelis hakim akan mengabulkan gugatannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sepanjang sidang yang berlangsung, keterangan para saksi dianggap telah menguntungkan amar gugatannya. Kendati demikian, pihaknya mengaku masih menyimpan bukti kuat terkait lahan sengketa di PRPP tersebut. Namun, bukti-bukti yang akurat masih disimpannya, antara lain laporan keuangan yayasan PRPP dan berita acara konsinyasi yang diterbitkan Pengadilan Negeri Semarang. Dengan bukti laporan itu, kemudian terbit empat Surat Keputusan Hak Pengelolaan Lahan dan Sertifikat Hak Pengelolaan Lahan yang tercatat atas nama Pemprov Jateng dengan dengan luas 237 hektar.

Sidang perkara ini sedianya mendengarkan keterangan saksi dari tergugat dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Namun, dari rencana lima orang saksi yang didatangkan, tak satupun yang memenuhi panggilan sidang.

“Mohon maaf yang Mulia. Lima saksi kami tidak bisa hadir karena ada alasan penting,” kata Jaksa Pengacara Negara, Mia Amiati, mewakili tergugat.

Sengketa lahan ini menjadi polemik besar di tataran Pemprov Jawa Tengah dan masyarakat. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bahkan dalam berbagai kesempatan berjanji akan terus mengawal lahan negara itu agar pengelolaannya tidak berpindah ke tangan swasta.

Dalam amar permohonannya, penggugat yang diwakili Yusril menggugat Pemprov Jawa Tengah sebesar Rp 1,6 triliun karena dinilai telah melakukan perbuatan melawan hukum. Pihak Pemprov yang menjadi tergugat tidak terima hingga menggugat balik sebesar Rp 555 miliar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.