Kompas.com - 15/04/2015, 04:40 WIB
Prasati nama jalan saat di arak oleh mahasiswa Stiper jaya pura papua sebelum di pasang KOMPAS.com/ wijaya kusumaPrasati nama jalan saat di arak oleh mahasiswa Stiper jaya pura papua sebelum di pasang
|
EditorBayu Galih

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Selama enam hari, 151 mahasiswa Stiper Jayapura, Papua, bergotong-royong membuka kembali tujuh mata air yang terdapat di Dusun Sumberan, Desa Candibinangun Kecamatan Pakem, Sleman. Sebagai penghargaan atas dedikasi dan perjuangan itu, warga memutuskan akses menuju tujuh mata air itu diberi nama Jalan Papua.

Indra Gunawan, koordinator Stiper Agroenterpreneurship and Tourism menuturkan, sebelum erupsi Merapi 2010, tujuh mata air itu dalam keadaan bagus. Tapi karena erupsi, mata air itu rusak. Kondisinya semakin memprihatinkan ketika ada pertambangan pasir yang membuat debit airnya berkurang.

"Erupsi 2010 tujuh mata air di sini rusak, lalu pasca-erupsi ada pertambangan. Debit airnya pun berkurang drastis," ujar Indra Gunawan, Selasa (14/04/2015).

Indra menjelaskan, melihat kondisi itu 151 mahasiswa dari Stiper Jayapura Papua yang magang lalu berinisiatif untuk membuka kembali tujuh mata air di dusun Sumberan. Sebab, sejak jaman dulu, mata air tersebut digunakan warga sebagai sarana memenuhi kehidupan sehari-hari.

Selama enam hari, lanjutnya, 151 mahasiswa Papua dari Stiper bergotong-royong membersihkan tujuh sumber mata air. Mereka juga menyusun batu-batuan melingkari mata air sebagai pembatas.

Tak hanya itu, karena letaknya berdekatan dengan sungai dan rumah, para mahasiswa juga memberikan edukasi agar warga tetap menjaga kebersihan salah satunya tidak membuang sampah sembarangan.

"Enam hari kita bersama-sama membuka kembali, membersihkan. Sekarang airnya dan lokasinya bersih, debit air melimpah," kata Indra.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atas dedikasi dan perjuangan para mahasiswa dari Stiper Jaya Pura papua itulah warga lantas berinisiatif untuk memberikan penghargaan. "Ini penghargaan warga atas perjuangan mahasiswa Stiper Papua. Warga memberi nama jalan menuju sumber air dengan nama Jalan Papua," ucapnya.

Tujuh sumber mata air yang sudah diperbaiki ini diharapkan dapat berguna bagi masyarakat. Baik itu sebagai memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun untuk melakukan tradisi budaya.

"Semoga ke depan tujuh mata air ini bisa menjadi ikon dusun. Tetap dijaga dan dilestarikan keberadaannya," ucap Indra.

Pemasangan prasasti nama pun diwarnai penampilan tarian Papua yang berkolaborasi dengan seni kuda lumping. Sebelum diletakkan, prasasti nama itu diarak keliling jalan desa.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.