Terbukti Selingkuh dari Video dan Foto, Hakim Ini Kena Sanksi dari MA

Kompas.com - 13/02/2015, 10:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com – Seorang hakim di Pengadilan Negeri Demak, TI (36), yang berselingkuh dikenai sanksi 'nonjob' selama dua tahun oleh Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung.

“Kami sudah dapat kabar, oknum hakim yang di Demak itu sudah disanksi oleh bawas. Sanksinya 'dinonpalukan' selama dua tahun,” kata anggota Kantor Penghubung Komisi Yudisial (KY) Wilayah Jawa Tengah, Muhammad Farhan, kepada Kompas.com, Kamis (12/2/2015) kemarin.

Menurut Farhan, semestinya TI akan disidangkan terlebih dulu di Mahkamah Kehormatan Hakim (MKH) berdasarkan dasar hasil investigasi yang telah dilakukan Komisi Yudisial, sebelum dibawa ke Bawas. Namun, karena sudah diberi sanksi, sidang di MKH tidak jadi digelar.

Hakim TI saat ini sudah dipindahkan dari Pengadilan Negeri Demak ke Pengadilan Tinggi Jawa Tengah. Di sana, dia tidak diberi haknya untuk memutus perkara. “Dia sekarang sudah di PT. Tapi dia tidak diberi berkas untuk menangani perkara,” kata Farhan.

KY dalam investigasinya sempat mendatangi beberapa pihak yang diduga terkait pelanggaran kode etik hakim ini. Pelapor IH (42) asal Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, mengaku punya bukti foto dan rekaman perselingkuhan hakim TI.

Selain itu, KY juga telah melakukan klarifikasi kepada para pihak baik hakim TI maupun WN (22), mantan istri IH yang diduga selingkuh. Badan pengawasan MA dan komisioner KY juga telah meminta klarifikasi dalam kasus tersebut, baik kepada pelapor maupun terlapor.

Setelah menerima data, KY lantas melakukan verifikasi data dan informasi. KY sendiri telah mencocokkan adanya indikasi perselingkuhan yang dilakukan oleh oknum hakim.

Sebelumnya, IH mengadukan TI karena berselingkuh WN. Puncak dari kekesalan IH adalah, sang suami mengajak warga mendatangi PN Demak. Sang suami juga disarankan untuk melapor ke KY agar hakim bisa menindaklanjuti laporannya.

Penulis: Kontributor Semarang, Nazar NurdinDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.