Kompas.com - 06/02/2015, 10:49 WIB
Menteri Sosial Khofifah di Kantor Baznas Kalimantan Timur, di Samarinda. KOMPAS.com/ GUSTI NARAMenteri Sosial Khofifah di Kantor Baznas Kalimantan Timur, di Samarinda.
|
EditorGlori K. Wadrianto
SAMARINDA, KOMPAS.com - Ingin melihat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansah dari dekat, kerumunan ibu-ibu yang sebagian besar adalah warga miskin di Samarinda, rela menunggu sejak pukul 07.30 Wita di Kantor Baznas, Kalimantan Timur.

Kedatangan Khofifah ke Kantor Baznas dalam agenda kunjungan bazar kesehatan dan penyaluran zakat untuk 200 warga miskin di Samarinda. Seorang ibu, Mutiah, mengaku ingin bertemu Khofifah sama seperti keinginannya bertemu Presiden Joko Widodo.

Meski tidak masuk dalam 200 orang penerima zakat, Mutiah tetap setia menunggu Khofifah.
"Saya enggak papa nunggu dari pagi, yang penting bisa lihat ibu menteri. Sekarang ketemu menteri dulu, nanti kapan-kapan mudahan bisa ketemu Pak Jokowi," kata Mutiah.

Senada, Siti Nurlailah juga tengah menunggu Khofifah. Dia berdecak kagum saat melihat Khofifah duduk sangat dekat dengan warga miskin yang menjadi undangan zakat Baznas.
"Ibu menterinya cantik. Saya mau foto-foto kalau dibolehkan," kata dia.

Sementara itu, Khofifah sempat meminta maaf atas keterlambatannya datang ke Kantor Baznas. Agenda yang dijadwalkan pukul 08.00 wita itu molor hingga pukul 10.00 wita.

"Saya minta maaf, karena datangnya paling akhir. Jangan bersedih, barang siapa yang datangnya paling awal akan mendapat pahala. Saya yang datangnya paling akhir tidak dapat pahala. Yang dapat pahala adalah orang-orang yang menunggu dengan ikhlas," kata Khofifah di tengah-tengah sambutannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X