Nekat Beroperasi, Dua Mucikari Dolly Dibekuk Polisi

Kompas.com - 30/01/2015, 10:59 WIB
Usai libur lebaran, Gang Dolly sepi. KOMPAS.com/Achmad FaizalUsai libur lebaran, Gang Dolly sepi.
|
EditorGlori K. Wadrianto
SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi mendeteksi masih beroperasinya praktik prostitusi di eks lokalisasi prostitusi Dolly, Surabaya, yang ditutup tahun lalu. Dua mucikari berhasil dibekuk saat mengantar dua pekerja seks komersial (PSK) kepada seorang tamu di sebuah hotel di Surabaya awal pekan lalu.

"Sebenarnya kami membidik tiga pelaku mucikari, tapi kami hanya dapat menangkap AN (39) warga Malang, dan MA alias Gondrong (39), warga Surabaya, satunya berhasil kabur dan ditetapkan buron," kata Kepala bidang Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono, Jumat (30/1/2015).

Dua pria itu ditangkap beserta barang bukti berupa kondom belum terpakai, serta uang Rp 3,5 juta hasil transaksi. "PSK yang ditawarkan harganya beragam dari Rp 1 juta hingga Rp 700.000 untuk sekali kencan," tambah dia.

Dalam transaksi saat itu, tersangka Gondrong mendapat bagian Rp 700.000, AN Rp 500.000 dan seorang pelaku lainnya yang masih buron mendapat Rp 500.000. Sedangkan dua PSK yang dipekerjakan masing-masing mendapat Rp 1 juta dan Rp 700.000.

Wilayah yang konon terbesar di Asia Tenggara itu ditutup oleh Pemkot Surabaya sebagai lokalisasi pelacuran. Jalan Dolly dan Jarak di wilayah Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan itu dialihfungsikan untuk kawasan pengembangan ekonomi dan pemukiman warga.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X