Kompas.com - 22/01/2015, 15:44 WIB
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Tanggal 22 Januari 2012, kecelakaan besar menimpa pejalan kaki di Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta Pusat. Mobil Daihatsu Xenia yang dikendarai Afriyani Susanti menabrak pejalan kaki. Sembilan orang meninggal dan tiga orang luka dalam kejadian itu.

Afriyani menjalani dua persidangan akibat perbuatannya itu. Di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dia divonis penjara 15 tahun. Hakim berpendapat, Afriyani terbukti melanggar Pasal 311 ayat 5 dan Pasal 311 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Afriyani menjalani sidang penggunaan narkoba. Hakim memvonis Afriyani hukuman penjara empat tahun atas kasus ini. Konsumsi narkoba dilakukan sebelum mengemudikan mobil.

Akibat pengaruh narkoba, cara mengemudi Afriyani membahayakan nyawa orang lain. Dari catatan polisi, kecepatan kendaraan di lokasi kejadian lebih dari 90 kilometer per jam. Mobil yang dikendarai Afriyani menabrak trotoar dan pejalan kaki yang melintas di trotoar.

Tanggal 22 Januari lantas dijadikan Hari Pejalan Kaki Nasional setiap tahunnya. Hampir tiga tahun berselang, tabrakan maut kembali menghebohkan publik. Kali ini, pengendara mobil Mitsubishi Outlander Sport menabrak sejumlah kendaraan di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2015) malam.

Pengemudi mobil, Chistopher David Sjarif (22), ditetapkan sebagai tersangka dalam kejadian yang menyebabkan empat nyawa melayang itu. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti tabrakan. Badan Narkotika Nasional memeriksa kemungkinan tersangka mengonsumsi narkoba sebelum mengendarai mobil.

Perilaku dan infrastruktur

Kecelakaan di jalan raya terjadi hampir setiap hari. Dari data Polda Metro Jaya, sepanjang tahun 2014, terjadi 5.472 kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan 578 orang meninggal. Kalau dirata-rata, 1-2 orang meninggal setiap hari di jalan raya. Kecelakaan juga menyebabkan 2.515 orang mengalami luka berat dan 3.618 orang luka ringan. Kerugian materi akibat kecelakaan mencapai lebih dari Rp 19 miliar.

Meskipun kecelakaan lalu lintas menjadi persoalan besar, upaya menekan angka kecelakaan ini belum maksimal.

Ketua Umum Road Safety Association Edo Rusyanto mengutip data Polda Metro Jaya yang mencatat kecelakaan yang melibatkan mobil naik dari 40 persen pada tahun 2010 menjadi 43 persen pada tahun 2014. ”Yang menjadi pertanyaan, apakah naiknya jumlah kecelakaan yang melibatkan mobil ini disebabkan juga banyak pengguna mobil yang baru memegang setir dan menyebabkan ketidakcermatan saat mengemudi? Di banyak perusahaan, level manajer ke atas mendapatkan fasilitas mobil. Sebagian besar penerimanya baru beralih dari pengendara sepeda motor menjadi pengemudi mobil,” katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber KOMPAS
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.