ASDP Merak Operasikan 28 Kapal Ro-Ro

Kompas.com - 24/12/2014, 19:06 WIB
Kendaraan yang akan menyeberang ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Banten, menunggu giliran masuk ke kapal roro, Rabu (15/8/2012) malam. | KOMPAS/RADITYA HELABUMI KOMPAS/RADITYA HELABUMIKendaraan yang akan menyeberang ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Banten, menunggu giliran masuk ke kapal roro, Rabu (15/8/2012) malam. | KOMPAS/RADITYA HELABUMI
EditorHindra Liauw

Jalan nasional yang mengalami kerusakan itu, tidak terlalu jauh dari pintu gerbang perbatasan wilayah Kabupaten Karo dengan Kabupaten Dairi.

Para pengendara mobil pribadi, bus penumpang umum, dan truk diminta harus ekstra hati-hati melintas di lokasi longsor itu, karena jalannya licin bila hujan turun.

Akses di jalinsum tersebut, dinilai tergolong vital karena menghubungkan Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dengan Kuta Cane, Provinsi Aceh.

Jalan nasional yang menghubungkan kedua provinsi tersebut, juga rawan kecelakaan lalu lintas, karena terbatasnya pembatas pinggir jalan yang terbuat dari pelat baja dan kurangnya tanda rambu lalu lintas.

Pada hari Senin sore terjadi kecelakaan lalu lintas dan satu unit mobil Toyota Avanza masuk ke dalam parit, karena pembatas pinggir jalan tidak kelihatan dengan jelas. Kemudian, Selasa sore dua mobil bersenggolan. Diperkirakan akses jalan tersebut akan cukup padat dilalui berbagai kendaraan pada masa liburan ini.

Berkait liburan akhir tahun ini, Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, meminta warga setempat yang akan mudik atau melakukan perjalanan dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru 2015 untuk menggunakan angkutan resmi.

”Demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan, masyarakat diminta teliti memilih angkutan mudik, terutama untuk angkutan darat, jangan sampai naik angkutan liar,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Palangkaraya Renson di Palangkaraya, Rabu.

Ia mengatakan, menjelang hari besar dan liburan banyak kendaraan angkutan penumpang yang muncul secara dadakan dan tidak memiliki izin resmi dari instansi terkait.

Kendaraan untuk angkutan mudik yang tidak berizin akan membahayakan penumpang sebab rawan terjadi tindak kejahatan dan jika terjadi kecelakaan yang mengakibatkan luka-luka, cacat atau hingga meninggal, korban tidak akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja.

”Berbeda dengan angkutan penumpang yang resmi atau berizin, keberadaan mereka selalu dipantau oleh pemerintah,” katanya.

Renson menyebutkan sebelum mendekati Natal, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kendaraan angkutan penumpang mudik Natal khususnya di ”Kota Cantik” Palangkaraya untuk memenuhi syarat atau layak beroperasinya angkutan mudik tersebut.

Setelah itu juga dilakukan pemeriksaan atas kesehatan sopir, apakah betul-betul sehat sebab kesehatan sopir sangat penting bagi keselamatan penumpang mudik antardaerah.

”Kami tidak ingin kendaraan angkutan penumpang mudik Natal beserta sopirnya dalam keadaan tidak sehat sebab akan mengakibatkan bahaya bagi penumpang,” ujar mantan Sekretaris DPRD Palangkaraya itu. (Antara)

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tulungagung Banyak Zona Hijau Covid-19, Bupati Belum Terapkan Belajar Tatap Muka untuk TK-SMP

Tulungagung Banyak Zona Hijau Covid-19, Bupati Belum Terapkan Belajar Tatap Muka untuk TK-SMP

Regional
Detik-detik Prada Hengky Hilang di Papua Saat Kejar Orang Mencurigakan

Detik-detik Prada Hengky Hilang di Papua Saat Kejar Orang Mencurigakan

Regional
Seorang Brimob Gadungan Ditangkap, Polisi: Dia Pakai Baju Dinas untuk Gaya-gayaan

Seorang Brimob Gadungan Ditangkap, Polisi: Dia Pakai Baju Dinas untuk Gaya-gayaan

Regional
Soal Baliho Rizieq, Satpol PP: Kalau yang Memasang Bisa Menurunkan Sendiri, Itu Lebih Baik...

Soal Baliho Rizieq, Satpol PP: Kalau yang Memasang Bisa Menurunkan Sendiri, Itu Lebih Baik...

Regional
Prajurit Hilang Saat Patroli di Tembagapura, TNI Minta Bantuan Basarnas

Prajurit Hilang Saat Patroli di Tembagapura, TNI Minta Bantuan Basarnas

Regional
Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Regional
Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Regional
Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Regional
Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Regional
3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

Regional
Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Regional
Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Regional
Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X