Tangga Candi Borobudur Mulai Dilapisi Kayu

Kompas.com - 19/11/2014, 18:13 WIB
Hans Leisen, tim ahli dari Jerman sedang melakukan pengamatan di sebuah bidang relief Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (17/11/2014). KOMPAS.com/Ika FitrianaHans Leisen, tim ahli dari Jerman sedang melakukan pengamatan di sebuah bidang relief Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (17/11/2014).
|
EditorFarid Assifa
MAGELANG, KOMPAS.com - Balai Konservasi Borobudur (BKB) mulai melakukan uji coba pemasangan lapisan kayu pada anak tangga Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lapisan tersebut berfungsi untuk mengantisipasi keausan yang lebih parah pada anak tangga yang setiap hari dipijak oleh ribuan pengunjung.

Kepala BKB, Marsis Sutopo menjelaskan, sejauh ini BKB telah melakukan serangkaian pengamatan intensif terhadap kondisi lantai dan anak tangga Candi Borobudur. Hasilnya diketahui ternyata batu-batu lantai dan anak tangga yang terbuat dari batu andesit itu mengalami keausan cukup parah. Diduga keausan disebabkan karena adanya gesekan antara batu dengan alas kaki para pengunjung situs warisan budaya dunia tersebut.

“Setelah kita mengamati pada batu anak tangga ternyata mengalami keausan. Tahun ini kita melakukan sejumlah kajian dan berupaya menghentikan keausan tersebut, yakni dengan melapisi tangga dengan kayu,” jelas Marsis, Rabu (19/11/2014).

Dijelaskan, sejauh ini uji coba pelapisan kayu itu baru diterapkan di beberapa titik tangga saja. Selanjutnya, BKB akan menyebarkan angket kepada pengunjung untuk mengetahui tanggapan pengunjung, di antaranya terkait kenyamanan mereka saat berwisata di candi Borobudur.

“Hasil angket nanti akan dipakai sebagai salah satu bahan seminar dan masukan bagi para pakar untuk menemukan cara apa yang efektif untuk menghentikan keausan batu, tanpa mengurangi keamanan dan kenyaman pengunjung. Yang dipasang itu baru contoh,” ulas Marsis.

Menurut Marsis, beberapa situs di negara-negara lain seperti Angkor Wat di Kamboja, Piramida di Mesir serta situs-situs di Jepang dan China juga sudah melakukan hal sama untuk menghentikan keausan batu.

Secara keseluruhan, Candi Borobudur memiliki batu anak tangga sebanyak 2.033 bidang, tersebar di empat titik, meliputi sisi barat, timur, selatan dan utara. Sedangkan batu anak tangga yang aus diperkirakan mencapai 1.028 bidang atau sekitar 49,15 persen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X