Kompas.com - 06/11/2014, 07:16 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
UNGARAN, KOMPAS.com - DPRD Kabupaten Semarang akan merekomendasikan kepada Bupati Semarang untuk meninjau kembali usulan upah minimum kabupaten 2015 yang telah diajukan ke Gubernur Jawa Tengah.

Rekomendasi itu diajukan terkait temuan sejumlah kejanggalan atas survei kebutuhan hidup layak (KHL) yang berlangsung sepanjang 2014. Survei itu dilakukan oleh kelompok kerja (pokja) Dewan Pengupahan Kabupaten Semarang.

“Hasil pertemuan ini akan dilaporkan ke Ketua Dewan untuk nanti diambil rekomendasi. Saya kira ketika usulan UMK 2015 yang diajukan bupati masih dalam proses di Provinsi Jateng, mungkin-mungkin saja bupati mengajukan revisi usulan UMK tersebut,” kata Wakil Ketua DPRD Mas’ud Ridwan, Rabu (5/11/2014).

Dalam audiensi dengan perwakilan buruh yang tergabung di Gerakan Masyarakat Pekerja Ungaran (Gempur) itu, Sekretaris Komisi D Bondan Maruto Hening menyatakan, kejanggalan survei KHL yang menjadi dasar usulan UMK 2015, adalah pada kenaikan data survei KHL di bulan-bulan menjelang dan sesudah Lebaran.

Bondan menyebut data survei tersebut jauh dari angka riil di lapangan. “KHL di (masa) Lebaran hanya naik sekitar Rp 7.000 dibanding bulan sebelumnya dan setelah Lebaran hanya naik Rp 1.000. Angka KHL seperti itu jauh dari kewajaran,” ungkap Bondan

Sementara itu, Koordinator Gempur Eko Suyono menyatakan, temuan kejanggalan survei KHL 2014 oleh Komisi D memperkuat penilaian akan bobroknya sistem survei yang dilakukan pokja Dewan Pengupahan Kabupaten Semarang. Gempur, ujar dia, mendesak Bupati Semarang melakukan revisi atas usulan UMK yang telah disampaikan ke gubernur.

“Bukan kami ngotot di angka Rp1,5 juta tapi usulan UMK 2015 oleh Bupati Semarang sebesar Rp 1.397.500 yang memang tidak layak. Itu adalah sebuah produk yang kurang mengakomodir kepentingan seluruh buruh di Kabupaten Semarang,” tegas Eko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.