Kompas.com - 04/11/2014, 17:27 WIB
Pengadilan Tinggi Jabar di Bandung terbakar, Selasa (4/11/2014). KOMPAS.com/ RIO KUSWANDIPengadilan Tinggi Jabar di Bandung terbakar, Selasa (4/11/2014).
|
EditorFarid Assifa
BANDUNG, KOMPAS.com — Gedung Pengadilan Tinggi Jawa Barat di Jalan Surapati, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, terbakar, Selasa (4/11/2014) siang. Para hakim yang berada di dalam gedung berlarian menyelamatkan diri.

Salah satu hakim yang sedang bertugas di dalam gedung itu, Djernih Sitanggang, mengaku awalnya dikagetkan oleh teriak kebakaran sejumlah orang di luar gedung. Lalu, dia pun segera keluar gedung.

"Saya tadi lagi ada di ruangan, ada orang yang teriak (kebakaran) di luar. Memang di dalam itu ada bau kabel seperti yang terbakar, pas saya lihat ke atas, tahu-tahu ada asap," kata Djernih kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa.

Para petugas pengadilan sempat berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (apar). Sementara itu, para hakim, staf, dan pegawai lainnya langsung berlarian keluar untuk menyelamatkan diri. Bersamaan dengan itu, para petugas keamanan pengadilan segera menghubungi Dinas Kebakaran Kota Bandung.

"Saya lari keluar menyelamatkan diri. Para hakim dan pegawai lain juga berlarian keluar. Ada hakim yang bawa-bawa berkas lari keluar. Yang penting kita lari dulu keluar untuk menyelamatkan diri," katanya.

Dia mengatakan, ada sejumlah ruangan di dalam gedung itu dan beberapa tempat persidangan. Satu ruangan ada yang ditempati satu hakim dan ada juga dua hakim.

"Di sini, semuanya ada 24 hakim," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Djernih mengaku belum mengetahui sumber api yang membakar gedung pengadilan tersebut. Namun, beberapa hari sebelumnya, listrik di gedung itu sempat dua kali mati.

"Ya, memang sebelum kejadian ini, di gedung ini sempat mati lampu," katanya.

Kini, api yang sempat membakar gedung itu sudah dipadamkan sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas pemadam langsung melakukan langkah pendinginan, sementara tim Innafis Polrestabes Bandung melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran itu.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. "Masih kita selidiki penyebabnya," singkat Mashudi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X