Kompas.com - 04/11/2014, 16:56 WIB
Seorang engendara sepeda motor nekat melintasi jalan yang amblas di kawasan Gunung Paro, Aceh Besar menuju Kecamatan Lhoong. ruas jalan ini longsor dan amblas akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi dalam tiga hari terakhir. KOMPAS.com/ DASPRIANI Y ZAMZAMISeorang engendara sepeda motor nekat melintasi jalan yang amblas di kawasan Gunung Paro, Aceh Besar menuju Kecamatan Lhoong. ruas jalan ini longsor dan amblas akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi dalam tiga hari terakhir.
|
EditorFarid Assifa
BANDA ACEH, KOMPAS.com — Gubernur Aceh Zaini Abdullah menetapkan bahwa longsor dan banjir yang menimpa sejumlah kabupaten/kota di Aceh sebagai bencana provinsi. Penetapan bencana provinsi ini disampaikan Gubernur Zaini saat memimpin rapat darurat di Banda Aceh.

"Pemerintah Aceh telah menetapkan kejadian banjir dan longsor di beberapa wilayah di Aceh sebagai bencana provinsi," ujar Zaini, Selasa (4/11/2014).

Gubernur pun menginstruksikan kepada seluruh jajaran instansi terkait di Aceh untuk melakukan langkah serta tindakan darurat dan khusus kepada Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) agar bisa segera bekerja dengan cepat dan sigap.

"Saat ini langkah penanggulangan darurat harus difokuskan pada penyelamatan masyarakat dan evakuasi warga yang terisolasi, serta distribusi logistik bagi masyarakat," ujarnya.

Meski sudah mendapat instruksi, BPBA masih belum bisa menyajikan data lengkap terkait kondisi bencana yang terjadi. Dalam rilisnya di kantor BPBA yang dijadikan posko induk penanggulangan bencana, Sekretaris Dinas Sosial Aceh, Burhanuddin, menyatakan bahwa hingga saat ini baru 12.600 pengungsi yang terdata untuk Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Aceh Jaya.

"Untuk daerah lain, kami belum mendapatkan data dari lapangan," ujar Burhanuddin.

Untuk dua daerah tersebut, Dinas Sosial Aceh sudah menyalurkan 17 ton beras yang didistribusikan kepada warga, serta 2 ton lebih bantuan lain berupa sandang pangan.

"Saat ini, Dinsos Aceh masih punya 150 ton beras di provinsi dan 200 ton beras di kabuaten/kota. Ini bisa dipergunakan, dan langsung bisa diambil di gudang Bulog," ujar Burhanuddin.

Selain Kabupaten Aceh Besar dan Kabupaten Aceh Jaya, banjir juga melanda Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Aceh Selatan, dan Kabupaten Aceh Singkil. Bahkan, di Kabupaten Aceh Singkil, warga dilaporkan terisolasi karena banjir merendam jalan negara. Jalan pun tidak bisa dilalui kendaraan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X