Salah Gunakan Visa, 101 Warga Tiongkok Tak Bisa Lagi Kunjungi Indonesia

Kompas.com - 03/11/2014, 20:48 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorFarid Assifa
BALIKPAPAN, KOMPAS.com — Kantor Imigrasi Balikpapan memastikan bahwa warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang dideportasi tidak bisa kembali lagi ke Indonesia dengan tujuan apa pun. Pasalnya, keimigrasian sudah memasukkan mereka ke daftar tangkal karena menyalahgunakan visa saat masuk ke Indonesia.

Kepala Kantor Imigrasi Balikpapan Sukandar mengatakan, pihaknya mengambil kebijakan deportasi setelah menciduk 45 WNA dari sebuah rumah di Jalan Pucak, kawasan Markoni, Balikpapan, pada 29 Oktober 2014 lalu. Mereka tiba di Indonesia dengan visa on arrival atau izin kunjungan wisata.

“Kita pulangkan dan kita tangkal. Artinya, tidak bisa masuk lagi ke Indonesia,” kata Sukandar.

Sehari kemudian, lanjut Sukandar, pihaknya kembali meringkus 56 warga Tiongkok dari dua rumah di kawasan elite Balikpapan Baru, Jumat, 31 Oktober 2014. Mereka kemudian dirumahkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) di Kecamatan Lamaru.

Ratusan WNA itu diciduk berkat informasi warga yang mencurigai keberadaan orang asing di sekitar tempat tinggal mereka.

“(Dari pemeriksaan) mereka dijanjikan pekerjaan di Balikpapan. Sementara visa mereka on arrival atau kunjungan wisata. Kita menduga ada rencana menggunakan visa dengan tidak benar, maka kita pulangkan saja,” kata Sukandar, Senin (3/11/2014).

Tahap awal, pihak Imigrasi terlebih dahulu memulangkan 45 WNA yang ditangkap di Markoni. Mereka dideportasi ke Guangzao dengan pesawat Air Asia pada Minggu (2/11/2014) via Kuala Lumpur, Malaysia. Sukandar memastikan bahwa pihaknya memulangkan para WNA bukan dari dana pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, setelah kejadian ini, Kantor Imigrasi Balikpapan berencana memperketat pengawasan terhadap orang asing yang berada dan melintas di Balikpapan. Peningkatan pengawasan dilakukan dengan mengaktifkan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora). Tim ini merupakan koordinasi berkala yang akan melibatkan kepolisian, Bea dan Cukai, kantor karantina, Dinas Ketenagakerjaan, Kementerian Agama, kejaksaan, bahkan hingga melibatkan Badan Intelijen Negara dan Badan Intelijen Strategis (Bais).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.