WNA Tiongkok yang Diciduk Diduga Pakai Visa Wisata untuk Cari Kerja di Indonesia

Kompas.com - 03/11/2014, 19:13 WIB
|
EditorCaroline Damanik
BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Warga negara asing asal Tiongkok sejumlah 45 orang yang diciduk dari rumah di Jalan Puncak kawasan Markoni Balikpapan Kalimantan Timur, 29 Oktober lalu, diduga berencana tinggal tetap dan bekerja di Indonesia. Niat ini berbeda dengan visa on arrival atau izin kunjungan wisata yang mereka miliki.

Kepala Kantor Imigrasi Balikpapan Sukandar mengungkapkan, pengakuan rencana memperoleh pekerjaan ini muncul setelah petugas imigrasi memeriksa para WNA dari Markoni ini.

“(Dari pemeriksaan) kata mereka dijanjikan pekerjaan di Balikpapan. Jadi mereka mau bekerja, sementara visa mereka on arrival atau kunjungan wisata. Kita menduga ada rencana menggunakan visa dengan tidak benar. Karena ada kecenderungan itu maka kita pulangkan saja,” kata Sukandar, Senin (3/11/2014).

Sukandar mengungkap, para WNA ini masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno Hatta dan Juanda, kemudian ke Balikpapan dengan menggunakan paspor dan visa yang masih berlaku sepanjang tinggal di Indonesia.

Beberapa WNA memang tidak bisa menunjukkan berkas itu ketika penggerebekan berlangsung. Paspor dan visa mereka tiba ke kantor imigrasi tak lama setelah para WNA dititip ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) di Kecamatan Lamaru Balikpapan.

“Ada izin tinggal. (Dari visa) mereka belum overstay (melewati masa izin tinggal),” kata Sukandar.

Aparat gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja, polisi, hingga petugas imigrasi, menciduk seratus lebih WNA asal Tiongkok dari tiga tempat berbeda. Tim ini menciduk 45 orang dari sebuah rumah di kawasan Markoni, 29 Oktober lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehari kemudian, tim ini menciduk 56 WNA ini dari dua rumah di kompleks perumahan elit Balikpapan Baru, 31 Oktober. Aparat kemudian merumahkan seluruh WNA ke rudenim.

Keberadaan WNA di Balikpapan terungkap pasca sejumlah warga mencurigai aktivitas orang asing di sekitar mereka. Mereka melaporkan temuan itu ke polisi. Tak lama, tim gabungan menyisir, menggerebek, serta menciduk mereka dari tiga tempat berbeda, lalu mengirimnya ke rudenim.

Sukandar mengatakan, tim gabungan menyerahkan sepenuhnya WNA ke keimigrasian pasca penggerebekan. Tidak banyak pemeriksaan yang dilakukan polisi maupun Satpol PP pada para WNA ini.

Sementara itu, pihak imigrasi hanya melakukan pemeriksaan atas kelengkapan administrasi dan rencana selama di Indonesia.

“Dari sisi imigrasi, mereka sudah meresahkan, mengganggu ketertiban, (dibuktikan dengan) ramai di berbagai media massa. Untuk pemerintah juga tidak ada keuntungan bila tinggal lebih lama. Maka tindakan keimigrasian yakni dikeluarkan,” kata Sukandar.

Keimigrasian memulangkan ke-45 WNA ini ke Cina dengan pesawat Air Asia, 2 November lalu. Bila lancar, penerbangan mereka akan melalui Kuala Lumpur lalu ke Guangzao. Sukandar mengatakan, tidak sepeser dana pemerintah mengalir untuk membiayai kepulangan WNA ini. Ia memastikan tiket kepergian para WNA diperoleh dari komunitas para WNA itu sendiri.

“Pemeriksaan kami baru pada 45 WNA yang pertama. WNA yang lain masih belum disentuh,” kata Sukandar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.