Kompas.com - 10/10/2014, 16:24 WIB
Bagian perut dari wanita berusia 15 tahun yang mengaku telah dihamili oleh Raja Keraton Surakarta Pakubuwono XIII KOMPAS.com/M WismabrataBagian perut dari wanita berusia 15 tahun yang mengaku telah dihamili oleh Raja Keraton Surakarta Pakubuwono XIII
|
EditorFarid Assifa
SUKOHARJO, KOMPAS.com - Kuasa hukum Pakubuwono XIII, Ferry Firman Nurwahyu membantah kliennya kenal dan pernah bertemu dengan AT, remaja putri korban kejahatan seksual.

Hal tersebut dikatakan Ferry di Polres Sukoharjo pada hari Jumat (10/10/2014). Ferry menjelaskan bahwa kliennya mengaku tidak mengenal dan atau bertemu dengan gadis remaja berinisial AT tersebut.

"Saat itu, di tayangan salah satu TV nasional, lalu kita pause, dan kita tunjukkan kepada sinuhun (PB XIII), apakah mengenal gadis itu, jawabannya tidak," kata Ferry di depan wartawan seusai bertemu dengan pihak kepolisian.

Ferry menambahkan bahwa sampai tiga kali ditanya apakah Raja Keraton Solo ini pernah bertemu dengan remaja tersebut, jawabannya masih sama, yakni tidak.

Dalam kesempatan tersebut, Ferry menjelaskan bahwa saat ini PB XIII kondisinya sedang sakit.

"Dari tahun 1999 terkena serangan stroke dan tiga bulan lalu kena serangan jantung. Dan rencananya Senin besok akan menjalani pemeriksaan," kata Ferry.

Dalam kondisi tersebut, PB XIII tidak bisa menghadiri pemanggilan dari pihak kepolisian.

Seperti diketahui, pada hari ini, Jumat, polisi berencana akan memanggil AT dan PB XIII untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus kejahatan asusila. Keterangan dari kedua pihak akan dikonfrontasikan.

Seperti diketahui, PB XIII diduga melakukan kejahatan seksual terhadap AT (17) yang masih duduk di bangku SMK di Solo, dan mengakibatkan gadis ABG ini hamil. Dalam kasus tersebut, polisi sudah menahan satu wanita berinisial WT yang diduga sebagai mucikari yang menghubungkan WT dengan PB XIII ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.