Sembilan Santri di Bantaeng Mengaku Disodomi Gurunya

Kompas.com - 02/10/2014, 15:42 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorFarid Assifa
MAKASSAR, KOMPAS.com - Sembilan santri pondok pesantren DDI Mattioangin, Malaka mengaku disodomi oleh gurunya sendiri. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bantaeng, Kamis (2/10/2014).

Kakak salah seorang korban, Ria saat dihubungi via telepon selularnya mengatakan, kesembilan korban rata-rata telah duduk di bangku kelas 3 SMA. Kasus sodomi dan pelecehan seksual ini terjadi saat korban masih duduk di bangku kelas 1 SMA.

Ria mengaku baru saja melaporkan kasus asusila itu ke Polres Bantaeng. Namun sebelumnya, kata Ria, para korban diancam akan dipecat oleh sekolah jika melaporkan kasus itu ke polisi. Sebab, gurunya yang diduga pelaku asusila itu adalah wakil ketua yayasan yang menaungi sekolah tempat para korban belajar.

Ria menambahkan, kasus pelecehan seksual dan sodomi ini terungkap saat adiknya membuat status bernada kasar dan marah di media sosial.

"Di situ saya bertanya, kenapa kau dek bikin status begitu. Saya bilang tidak bagus seperti itu dek. Di situlah adik saya mengungkapkan kasus pelecehan yang dialaminya. Selanjutnya saya dari Makassar langsung menemui adikku di Bantaeng dan bertemu dengan beberapa korban lainnya," beber Ria, Kamis.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Endi Sutendi yang dikonfirmasi terpisah, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari santri pondok pesantren DDI Mattoanging Lamalaka bersama 8 orang temannya.

"Tempat kejadian perkara (TKP) sodomi terjadi di lingkungan pesantren di Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng. Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan mencari saksi-saksi. Kami juga membawa korban ke RS untuk memintakan visum et repertum," terang Endi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prajurit TNI Masuk Gorong-gorong di Sumedang, Angkut 5 Kuintal Sampah, Ini Faktanya

Prajurit TNI Masuk Gorong-gorong di Sumedang, Angkut 5 Kuintal Sampah, Ini Faktanya

Regional
Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo

Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo

Regional
Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Regional
Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Regional
Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X