Deddy Mizwar: Ini Galian Rakyat atau Galian Rakyat Amerika?

Kompas.com - 03/09/2014, 22:06 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar  saat melakukan inspeksi mendadak di kawasan karst Pangkalan tepatnya, di ?Kampung Bunder, Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, (3/9/2014). Karst Pangkalan ini kerap dilakukan penambangan secara ilegal oleh pelaku - pelaku yang tidak bertanggungjawab. Deddy sedang melihat alat berat yang digunakan sebagai alat penambangan yang belum lama ini dipasang garis polisi. KOMPAS.com/Rio KuswandiWakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar saat melakukan inspeksi mendadak di kawasan karst Pangkalan tepatnya, di ?Kampung Bunder, Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, (3/9/2014). Karst Pangkalan ini kerap dilakukan penambangan secara ilegal oleh pelaku - pelaku yang tidak bertanggungjawab. Deddy sedang melihat alat berat yang digunakan sebagai alat penambangan yang belum lama ini dipasang garis polisi.
|
EditorFarid Assifa
KARAWANG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar terlihat kaget melihat alat-alat berat yang berada di pertambangan karst ilegal di Kampung Bunder, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pasalnya, alat-alat penambangan itu dinilainya sangat canggih.

"Canggih bener nih alatnya," kata Deddy saat menggelar inspeksi mendadak di lokasi tambang karst di Karawang, Rabu (3/9/2014).

Menurut Deddy, para penambang ilegal kerap diasosiasikan dengan "rakyat" karena mereka menambang dengan cara tradisional untuk menyambung hidup dan kebutuhan keluarganya. Namun, melihat kenyataan alat penambangan karst di lokasi yang dinilainya sangat canggih itu, kata Deddy, tidak mencerminkan atau tidak layak disebut galian rakyat. Menurut dia, pelaku penambangan merupakan bos-bos perusahaan besar.

"Katanya ini galian rakyat, tapi ini alatnya canggih bener. Ini (disebut) galian rakyat atau galian rakyat Amerika?" tanya Deddy menyindir para pelaku penambangan ilegal.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah alat berat seperti backhoe yang digunakan untuk aktivitas penambangan dipasang garis polisi. "Kita pasang garis polisi, ini melanggar," kata Kapolres Karawang Ajun Komisaris Besar Daddy Hartadi yang ikut meninjau di lokasi penambangan. Alat - alat penambangan itu secepatnya akan dipindahkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala, Mulai Hilang hingga Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Kronologi Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala, Mulai Hilang hingga Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Regional
Ini Tujuan Dekranasda Jatim Gelar Lomba Desain Produk dan 3D Printing

Ini Tujuan Dekranasda Jatim Gelar Lomba Desain Produk dan 3D Printing

Regional
Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Regional
4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

Regional
Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Regional
Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Regional
Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Regional
Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Regional
Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Regional
Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Regional
Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Regional
Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X