Kompas.com - 28/08/2014, 21:41 WIB
Pery Padly, pelaku pencabulan terhadap 9 orang siswa sebuah SMP di Sungai Kakap saat dimintai keterangan oleh awak media di Markas Polda Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat (28/8/2014) KOMPAS.com/Yohanes Kurnia IrawanPery Padly, pelaku pencabulan terhadap 9 orang siswa sebuah SMP di Sungai Kakap saat dimintai keterangan oleh awak media di Markas Polda Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat (28/8/2014)
PONTIANAK, KOMPAS.com – Korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh Pery Padly mendapat pendampingan serius dari Bagian Psikologi Polda Kalbar. Pery ditangkap di bandara Supadio Pontianak, sesaat setelah turun dari pesawat dalam perjalanan pulang dari Jakarta menuju Pontianak, Rabu (27/8/2014) sekitar pukul 18.30 malam.

Bagian Psikologi Polda Kalbar, AKBP Pratiwi memaparkan, psikolog dari Polda telah melakukan pendampingan kepada para korban. Dari beberapa korban, ada yang sudah berulang kali disodomi oleh Pery. Namun ada juga yang masih baru, sehingga trauma yang dialami masih kuat.

“Untuk korban yang sudah berulang kali, mereka tidak terlalu trauma, karena kejadian itu sudah dari tahun 2012. Namun ada juga korban yang baru mendapatkan perlakuan tersebut, sehingga masih trauma dan merasa takut jika sedang sendirian," ujar Pratiwi, Kamis (28/8/014).

Pratiwi khawatir, korban sudah berulangkali dicabuli oleh pelaku, akan berbuat hal yang sama di kemudian hari.

Lebih lanjut Pratiwi menambahkan, sejauh ini ada beberapa orangtua yang merasa tidak terlalu khawatir atas peristiwa yang menimpa anak mereka. Alasannya karena korban adalah laki-laki dan tidak hamil, menjadi salah satu ketidakkhawatiran mereka.

“Selain pendampingan, kita juga akan melakukan pemantauan. Kita juga mengimbau kepada guru maupun orangtua, terutama memberikan pemahaman kepada orangtua korban untuk mengawasi anaknya. Karena, jika tidak diperhatikan, dikhawatirkan mereka akan melakukan hal serupa, dan tentu ini dampaknya akan sangat berbahaya bagi mereka," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X