Pelaku Bom Bunuh Diri ISIS di Irak Ternyata dari Lamongan (1)

Kompas.com - 14/08/2014, 11:47 WIB
Wildan Mukhollad memotret dirinya sendiri setelah tiba di Irak untuk berjihad. Foto ini dikirim untuk ibunya seperti ditayangkan di Surya. dok.SuryaWildan Mukhollad memotret dirinya sendiri setelah tiba di Irak untuk berjihad. Foto ini dikirim untuk ibunya seperti ditayangkan di Surya.
EditorCaroline Damanik

LAMONGAN, KOMPAS.com — Masih ingat trio bom Bali asal Lamongan yang menggemparkan dunia pada tahun 2002? Mereka adalah tiga bersaudara Ali Amrozi, Ali Ghufron alias Muchlas, dan Ali Imron.

Dua nama pertama dieksekusi mati, sedangkan Ali Imron divonis hukuman penjara seumur hidup.

Kini, setelah 12 tahun berlalu, Lamongan kembali menjadi pergunjingan dunia. Kali ini disebabkan aksi bom bunuh diri yang dilakukan Wildan Mukhollad, anggota pasukan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Remaja Lamongan yang bersekolah di Al-Azhar Mesir ini meledakkan diri, awal Februari lalu.

Wildan juga berasal dari kecamatan yang sama dengan trio bomber Bali. Kecamatan Solokuro merupakan sebuah kecamatan di bagian barat laut Lamongan, sekitar 30 kilometer dari pusat kota.

Mulanya, tidak ada yang tahu jati diri Wildan. Sebab, selama bergabung dengan pasukan ISIS Irak, pelajar yang dikenal cerdas itu menggunakan nama Abu Bakar Al Muhajir Al Wildan Mukhollad.

Kisah bom bunuh diri warga Lamongan itu nyaris tidak terungkap. Baru sepekan lalu kabar itu muncul seiring dengan ramainya pemberitaan ISIS di Tanah Air, dimulai dari pernyataan singkat Kepala BIN Wilayah Jawa Timur Brigjen TNI Andi Zainudin Azikin dalam koordinasi di kantor Gubernur Jatim. Brigjen Andi menyebut ada tujuh anggota ISIS asal Lamongan yang sudah ikut berperang di Irak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Surya kemudian melakukan penelusuran ke Lamongan. Sejumlah aparat membenarkan data dari BIN itu.

Polres Lamongan mendapatkan kabar, satu di antara anggota ISIS Lamongan telah meninggal dalam bom bunuh diri di Irak.

Sayang, baik BIN maupun kepolisian sama-sama tidak membuka identitas para anggota ISIS Lamongan itu, termasuk yang disebut sudah meninggal.

Selama sepekan, Surya melakukan penelusuran dan mengumpulkan informasi. Surya kemudian menemukan identitas pelaku bom bunuh di Irak itu.

Surya juga salut dengan keluarga yang mau menerima dan bersikap sangat terbuka saat ditemui di rumahnya, di  Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

Lokasi desa ini persis di sebelah utara Desa Tenggulun yang merupakan kampung pelaku bom Bali, Ali Amrozi.

Kakak Wildan, Muhammad In’am, mengaku tidak tahu persis cerita bom bunuh diri itu. Begitu juga tanggal persisnya. Yang pasti, keluarga mendapat kabar itu tanggal 10 Februari 2014.

In’am memperkirakan, adiknya meninggal di Irak pada awal Februari 2014. Menurut In’am, adiknya memang bercita-cita mati syahid di medan tempur, membela saudara seagama di Irak dan Suriah.

"Dia memang tidak ingin kembali ke Tanah Air," ujar In’am saat ditemui Surya di kediamannya, Senin (11/8/2014).

Berdasarkan kabar yang diterima keluarga, Wildan meninggal di sebuah kota di Irak bernama Falujah. In’am dan Wildan merupakan saudara seayah. Wildan merupakan putra bungsu dari almarhum H Amin alias Lasmin dan Fadillah.

Saat menikah, Fadillah berstatus janda yang memiliki enam anak. Wildan lahir pada 6 Januari 1995. (idl/ben)


Bersambung: Kisah Wildan Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri ISIS Dimulai dari Sekolah di Mesir (2)



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X