TNI Perbatasan Serahkan Sapi Ilegal Asal Timor Leste ke Polisi

Kompas.com - 27/07/2014, 14:09 WIB
Sejumlah Anggota TNI dari Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL dari Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha menyerahkan barang bukti berupa sapi selundupan asal Timor Leste ke Polres TTU Kompas.com/Sigiranus Marutho BereSejumlah Anggota TNI dari Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL dari Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha menyerahkan barang bukti berupa sapi selundupan asal Timor Leste ke Polres TTU

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Setelah berhasil menggagalkan penyelundupan sapi asal Timor Leste, Sabtu (26/7/2014) kemarin, anggota TNI dari Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL dari Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha menyerahkan barang bukti dan para pelaku, ke Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Minggu (27/7/2014) siang.

Barang bukti yang diserahkan ke polisi tersebut adalah seekor sapi jantan seberat 250 kilogram dan mobil truk jenis Mitsubhisi dengan nomor polisi DH 9252 D. Barang bukti dan dua pelaku itu diantar langsung oleh tiga orang perwira dari Satgas Pamtas Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha yakni Pabintal Satgas, Lettu Infanteri Robert Pattipelohi, Pasi intel Satgas, Lettu infanteri Tito Babtista dan Pakum Satgas Letda Chk. Sugiarto.

“Barang bukti tadi kita bawa dari Markas Komando Satgas di Atambua, Kabupaten Belu untuk diserahkan ke Polres TTU,” jelas Pakum Satgas, Letda Chk. Sugiarto, kepada Kompas.com, Minggu siang.

Dihubungi terpisah Kapolres TTU I Gede Mega Suparwitha mengatakan akan menindaklanjuti kasus tersebut. ”Barang bukti dan pelaku baru saja diserahkan sehingga nanti kita periksa dulu,”kata Suparwitha singkat.

Diberitakan sebelumnya, anggota TNI dari Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL dari Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha, Nusa Tenggara Timur, menangkap dua orang pria karena kedapatan membawa sapi ilegal asal Timor Leste, masuk ke wilayah Indonesia.

Dua pria yang ditangkap itu mengangkut seekor sapi jantan besar dengan berat lebih dari 250 kilogram, menggunakan sebuah mobil truk jenis Mitsubhisi. Dua pria itu diketahui bernama Marsel dan Antonius Sakon (sopir) warga Kefamenanu.

Komandan Pos Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Letnan Satu Satria Perkasa, Sabtu (26/7/2014) malam mengatakan keduanya ditangkap persis di pertigaan Desa Banain A sore tadi.

“Setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada dua orang yang mengangkut sapi asal Timor Leste dengan menggunakan mobil truk berpelat nomor DH 9252 D, maka kita mulai lakukan pengendapan dan berhasil meringkus keduanya. Saat ditahan keduanya tidak mampu menunjukan bukti kepemilikan sapi sehingga kita langsung bawa mereka ke pos,” kata Satria.

Saat diinterogasi, Antonius mengaku sudah sering mengangkut sapi asal Timor Leste dengan bayaran berkisar antara Rp 200.000 sampai Rp 400.000 untuk sekali angkut.

“Barang buktinya kita langsung bawa dari Napan ke markas komando Satgas Pamtas di Atambua Kabupaten Belu untuk selanjutnya nanti akan diserahkan ke Polres TTU,” jelas Satria.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Detik-detik Mujiburahman Terseret Banjir Bersama Mobil, Korban Parkir di Tengah Sungai Kering

Regional
Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Dinkes Banyumas Sebut Efek Samping Usai Divaksin Covid-19 merupakan Hal Wajar

Regional
Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Kakek Tunarungu yang Punya 9 Karung Uang Pernah Dirampok dan Lehernya Digorok

Regional
Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Kronologi Bocah 11 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Meninggal Saat Dibawa ke Puskesmas

Regional
Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Hendak Pindahkan Mobil yang Diparkir di Tengah Sungai, Mantan Kades Tewas Terseret Banjir

Regional
Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Korban Kecelakaan Bawa Narkoba, Ketahuan Warga Saat Sembunyikan di Gang

Regional
Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Tak Kunjung Pulang Menggembala Sapi, Pelajar SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kebun

Regional
Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Cerita Sakirin, Jatuh ke Jurang Selama 3 Hari dan Hidup dari Air Pucuk Daun

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Jelang Pelantikan, Bupati Sidoarjo Terpilih Gus Muhdlor Minta Doa Restu Guru Saat SMA

Regional
Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Dua Pulau di Pandeglang Dilelang, Dibuka Mulai Harga Rp 1 Miliar

Regional
Eri Cahyadi Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Ini Alasannya

Eri Cahyadi Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Ini Alasannya

Regional
Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Menggantung, Polisi: Masih Mencari Bukti

Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Menggantung, Polisi: Masih Mencari Bukti

Regional
Lewat Festival Mtu Mya, Pemkab Halmahera Tengah Kembangkan Destinasi Wisata Baru

Lewat Festival Mtu Mya, Pemkab Halmahera Tengah Kembangkan Destinasi Wisata Baru

Regional
Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.500 Meter ke Barat Daya

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.500 Meter ke Barat Daya

Regional
Hubungannya Kian Meruncing, Wali Kota Tegal Adukan Wakilnya ke Polisi

Hubungannya Kian Meruncing, Wali Kota Tegal Adukan Wakilnya ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X