Gara-gara Angin Kencang, Dinding Kaca Ruang Tunggu Bandara Pecah

Kompas.com - 22/07/2014, 16:23 WIB
Akibat cuaca buruk, sebidang dinding kaca pembatas di Bandara Binaka Gunungsitoli pecah, Puluhan penumpang dan pengunjung Bandara Binaka Gunungsitoli, sempat dikejutkan kaca pintu di ruang tunggu penumpang jatuh dan pecah berserakan, Selasa (22/07/2014) sekitar pukul 15.30 tadi. KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWAAkibat cuaca buruk, sebidang dinding kaca pembatas di Bandara Binaka Gunungsitoli pecah, Puluhan penumpang dan pengunjung Bandara Binaka Gunungsitoli, sempat dikejutkan kaca pintu di ruang tunggu penumpang jatuh dan pecah berserakan, Selasa (22/07/2014) sekitar pukul 15.30 tadi.
|
EditorCaroline Damanik

GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com – Akibat angin kencang, sebidang dinding kaca pembatas di ruang tunggu Bandara Binaka Gunungsitoli pecah berserakan, Selasa (22/7/2014) sekitar pukul 15.30.

Akibatnya, seluruh calon penumpang dan pengunjung yang terkejut lari berhamburan ke luar ruangan untuk menghindari amukan angin kencang.

"Tadi sekitar jam setengah tiga, terdengar suara ambruk. Tahunya ada kaca dinding di ruang tunggu pecah. Pas kami lihat sudah hancur," ujar Yaman Laoli, salah seorang penumpang Wings Air.

Menurut dia, sejak siang, kondisi cuaca sudah tidak ramah.

“Sejak tadi siang cuaca tidak begitu baik,” katanya.

Seorang pria lainnya pun mengaku kaget karena sedang berdiri di sekitar kaca tersebut saat terjadi pecah terjadi. Dia bersyukur kaca tersebut tidak melukai orang yang ada di sekitarnya.

Setelah kejadian itu, petugas kebersihan bandara pun bekerja membersihkan ruangan tersebut. Belum ada korban akibat dari kejadian ini.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel, Oknum Polisi Ini Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas di Hotel, Oknum Polisi Ini Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
Viral Video Anggota DPRD dan ASN Baubau Diduga Pesta Miras

Viral Video Anggota DPRD dan ASN Baubau Diduga Pesta Miras

Regional
Gagal Tes Kesehatan, Bacalon Bupati Solok Gugat KPU ke Bawaslu

Gagal Tes Kesehatan, Bacalon Bupati Solok Gugat KPU ke Bawaslu

Regional
Polisi Periksa Korban Pelecehan Rapid Test yang Terjadi di Bandara Soekarno-Hatta

Polisi Periksa Korban Pelecehan Rapid Test yang Terjadi di Bandara Soekarno-Hatta

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 September 2020

Regional
Menteri Agama Positif Covid-19, Gubernur dan Pejabat Pemprov NTB Jalani Tes Swab

Menteri Agama Positif Covid-19, Gubernur dan Pejabat Pemprov NTB Jalani Tes Swab

Regional
Kabupaten Karawang, Kota Bekasi dan Cirebon Jadi Zona Merah Covid-19

Kabupaten Karawang, Kota Bekasi dan Cirebon Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Lagi, Polisi Tangkap 2 Tersangka Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Lagi, Polisi Tangkap 2 Tersangka Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Kronologi Bus Sugeng Rahayu Alami Kecelakaan di Ngawi

Kronologi Bus Sugeng Rahayu Alami Kecelakaan di Ngawi

Regional
Belasan Kantor di Denpasar Jadi Klaster Penularan Covid-19

Belasan Kantor di Denpasar Jadi Klaster Penularan Covid-19

Regional
6 Bulan Tutup, KA Rute Kertapati-Lubuklinggau PP Kembali Beroperasi

6 Bulan Tutup, KA Rute Kertapati-Lubuklinggau PP Kembali Beroperasi

Regional
Cabuli Gadis yang Ditilang, Oknum Polisi Lalu Lintas Terancam Dipecat

Cabuli Gadis yang Ditilang, Oknum Polisi Lalu Lintas Terancam Dipecat

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2020

Regional
Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani hingga Desakan Membentuk Tim Investigasi

Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani hingga Desakan Membentuk Tim Investigasi

Regional
PNS RSUD Bantaeng Ditangkap Saat Sedang Pesta Sabu

PNS RSUD Bantaeng Ditangkap Saat Sedang Pesta Sabu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X