Kompas.com - 17/07/2014, 14:34 WIB
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan KOMPAS.com/Rio KuswandiGubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, melayangkan surat kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera (Kemenpan) Reformasi Birokrasi terkait permohonan memperpanjang libur lebaran sebelum dan sesudah Idul Fitri.

"Kita resmi kirim suratnya ke Kemenpan hari ini," kata Heryawan usai rapat koordinasi kesiapan  Menghadapi Idul Fitri 2014 di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/7/2014).

Menurut Heryawan, ada perbedaan libur Lebaran tahun ini dengan tahun sebelumnya.

"Kalau Lebaran tahun lalu liburnya panjang sebelum hari raya Idul Fitri dan pendek sesudahnya, tahun ini kebalikannya, paling tidak ke depan liburan Lebaran itu panjang sebelum dan sesudah Idul Fitri," tuturnya.

Permohonan memperpanjang libur lebaran ini, lanjut Heryawan, bukan semata usulan dari pihaknya saja, melainkan usulan dari berbagai pihak.

"Ini kan bukan usulan dari saya saja, bukan usulan dari pemerintah provinsi saja, tapi usulan semuanya," tambahnya.

Menurut dia, salah satu tujuan dari permohonan ini adalah memberikan kenyamanan, keamanan dan kelancaran berjalannya arus mudik di Jawa Barat. Apalagi, lanjut dia, Jawa Barat merupakan daerah dengan jumlah pemudik yang paling besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, dia mengusulkan bahwa libur sebelum lebaran itu, mulai dari H-6 sehingga para pemudik bisa berangkat lebih awal menuju kampung halamannya. Jika liburan dimulai pada detik-detik jelang Lebaran, misalnya H-3, lanjut dia, pemudik akan berbondong-bondong berangkat pada hari itu dan menyebabkan kemacetan yang luar biasa. 

"Jadi, jika pemudik sedikit-sedikit berangkat lebih awal, kan bisa mengurai kemacetan, tahun lalu kan arus mudik cukup lancar, karena liburnya dilakukan sejak H-6. Jadi, sangat berat kalau kemudian H-3, kalau H-3 kan secara matematik dipastikan akan terjadinya kemacetan yang padat, makanya kita menghindari itu," katanya.

Heryawan berharap pemerintah pusat dan kementerian segera menanggapi serius soal surat permohonan surat penambahan libur lebaran tersebut.

"Mudah-mudahan secepatnya dapat persetujuan. Syukur kalau disetujui permohonannya, ya, kalau tidak, ya, harus kita terima. Urusan diterima dan tidak itu urusan pemerintah pusat, yang penting kita sudah berusaha. Tapi yang perlu digaris bawahi, ini kan bukan permintaan dari Pemrov Jabar saja, tapi permintaan dari semuanya, dari kepolisian juga kan untuk kelnacara mudik di Jabar, karena kan pemudik dari Jakarta dan kota-kota lainnya tumpahnya ke Jabar," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.