Kompas.com - 17/06/2014, 14:52 WIB
EditorGlori K. Wadrianto
CILACAP, KOMPAS.com — Seekor macan tutul (Panthera pardus melas) terjebak di sebuah kandang ayam milik warga Desa Kuta Agung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

"Kami menerima laporan dari warga jika ada seekor macan tutul yang terjebak di kandang ayam. Namun, kami belum mengetahui kronologi kejadian itu," kata Koordinator Polisi Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng Seksi Konservasi Cilacap-Pemalang, Rahmat Hidayat, di Cilacap, Selasa (17/6/2014).

Saat ini tengah dikirim tim ke Desa Kuta Agung, Kecamatan Dayeuhluhur, guna memastikan kondisi macan tutul tersebut. Jika kondisi macan tutul tersebut terluka, BKSDA akan membawanya ke Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas, Banjarnegara, untuk pengobatan.

"Kami akan berkoordinasi dengan BKSDA Jateng di Semarang untuk penanganan lebih lanjut terhadap macan tutul tersebut," kata Rahmat.

Rahmat menduga, habitat macan tutul itu terjamah manusia sehingga satwa tersebut masuk ke permukiman. "Berkurangnya makanan akibat musim kemarau juga memungkinkan macan tutul masuk ke permukiman untuk mencari makan," kata dia.

Dalam kesempatan terpisah, salah seorang warga Desa Kuta Agung, Sarjono mengatakan, macan tutul tersebut terjebak di kandang ayam milik Ohi yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

Menurut dia, macan tutul tersebut diketahui masuk kandang ayam sekitar pukul 00.00 WIB. "Dini hari tadi, Pak Ohi mendengar suara ribut dari arah kandang ayam. Dia pun segera mendatangi kandang ayam," kata Sarjono.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat memeriksa menggunakan senter, kata dia, Ohi melihat ada seekor macan tutul di dalam kandang ayam. Ohi bersama warga lantas melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor Dayeuhluhur yang diteruskan ke BKSDA Jateng Seksi Konservasi Cilacap-Pemalang.

Sebelumnya, seekor macan tutul terjebak di jebakan babi hutan yang dipasang warga Desa Kuta Agung pada pertengahan 2013. Macan tutul yang mengalami luka parah itu segera dievakuasi ke TRMS Banjarnegara untuk mendapat perawatan. Namun, setelah mendapat perawatan selama beberapa hari, macan tutul tersebut mati akibat infeksi.

Macan tutul yang masuk permukiman tersebut diduga berasal dari hutan yang berada di perbatasan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dan Kuningan, Jawa Barat.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X