Bila Jadi Presiden, Jokowi Janji Warga Papua Akan Gampang Menemuinya

Kompas.com - 06/06/2014, 06:19 WIB
Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) disambut warga saat tiba di Desa Yoka, Distrik Heram, Jayapura, Papua, Kamis (5/6/2014). Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Jokowi-Jusuf Kalla (JK) akan memulai masa kampanye dari dua lokasi berbeda. Jokowi dijadwalkan memulai kampanye dari ujung timur, dan JK dari ujung barat Indonesia. KOMPAS/WISNU WIDIANTOROCalon presiden Joko Widodo (Jokowi) disambut warga saat tiba di Desa Yoka, Distrik Heram, Jayapura, Papua, Kamis (5/6/2014). Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Jokowi-Jusuf Kalla (JK) akan memulai masa kampanye dari dua lokasi berbeda. Jokowi dijadwalkan memulai kampanye dari ujung timur, dan JK dari ujung barat Indonesia.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAYAPURA, KOMPAS.com — Calon presiden bernomor urut dua, Joko "Jokowi" Widodo, berjanji jika terpilih menjadi presiden dalam Pemilu Presiden 2014, dia akan membuka akses komunikasi selebar-lebarnya untuk masyarakat Papua.

Di sela kampanye hari kedua di Kampung Adat Yoka, Jayapura, Kamis (5/6/2014), Jokowi semula menceritakan pertemuannya dengan Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua, Lennys Koboya. "Pak Lennys bilang, saya kalau ketemu sama pejabat di Jakarta sulit. Kok kalau ketemu Pak Jokowi gampang banget. Ya saya bilang, kalau ndak ditemui, dosa besar saya," ujar Jokowi.

"Apalagi kalau (saya) jadi presiden pasti gampang banget nemuin saya kalau masyarakat dari Papua," lanjut Jokowi. Sikapnya tersebut, ujar dia, merupakan bukti sikap pro-nya terhadap pemerataan pembangunan dari Sabang sampai Merauke.

Masyarakat di ujung wilayah Indonesia, kata Jokowi, harus mendapatkan perhatian lebih. Khusus di Papua, Jokowi yakin komunikasi yang baik antara pemerintahan dan warga adat mampu menghasilkan solusi-solusi bagi permasalahan yang ada di Bumi Cendrawasih.

Kedatangan Jokowi di Kampung Yoka adalah bagian dari rangkaian safari politik kampanye hari kedua Jokowi di Papua. Masyarakat adat Yoka menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dalam pemilu presiden mendatang. "Bapak adalah calon presiden yang pertama kali datang ke Papua. Tuhan memberkati Bapak untuk menjadi presiden," ujar salah satu pendeta setempat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X