Bilang Muzakir Terima Rp 50 Miliar dari Gerindra, Partai Aceh Kecam BPPA

Kompas.com - 05/06/2014, 17:51 WIB
Azmi, Ketua Barisan Pendukung Partai Aceh saat konferensi pers di Aceh, Rabu (04/06/2014). Kompas.com/ Raja UmarAzmi, Ketua Barisan Pendukung Partai Aceh saat konferensi pers di Aceh, Rabu (04/06/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDA ACEH, KOMPAS.com — Adi Laweung, Wakil Juru Bicara Partai Aceh (PA), menyesali pernyataan Azmi yang mengklaim diri sebagai Ketua Barisan Pendukung Partai Aceh (BPPA) dan menuding Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf menerima dana Rp 50 miliar dari Partai Gerindra. Pernyataan itu diungkapkan Azmi saat menggelar jumpa pers pada Rabu kemarin.

"Muzakir Manaf tidak pernah menerima dana yang dituduh itu, ini fitnah besar. DPP Gerindra melalui Wakil Ketua Umum Edi Prabowo juga telah membantah atas tuduhan itu," kata Adi Laweung dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (5/6/2014).

Menurut Adi, Azmi wajib mempertanggungjawabkan pernyataan yang telah dilontarkannya itu. Terlebih lagi, hal tersebut berbau provokasi terhadap keamanan dan politik di Aceh.

"Kita berharap kepada seluruh masyarakat Aceh untuk tidak berkampanye hitam dalam mendukung salah satu capres dan cawapres karena masing-masing sudah punya calon tersendiri yang kita nilai baik. Semoga pilpres di Aceh terwujud damai dan aman," kata dia.

Hal yang sama juga disampaikan Mukhlis Abee, Ketua Departemen Kaderisasi DPA Partai Aceh. Abee menilai, tindakan BPPA itu merupakan penyebaran fitnah yang telah diskenariokan oleh oknum tertentu sehingga mendiskreditkan Partai Aceh dan mencemarkan nama baik Muzakir Manaf.

"Saya yakin, ada oknum lain yang bermain di balik itu," kata Mukhlis.

Menurut Mukhlis, dalam waktu dekat, Partai Aceh akan menempuh upaya-upaya yang sesuai aturan untuk mengambil tindakan terhadap oknum itu.

"Selama ini kita diam saja. Kami tahu siapa sosok yang mengatur skenario itu. Kami tahu semua yang melingkupi sosok itu, yang juga kalau kami bongkar apa saja kelakuannya, akan membuatnya berhadapan dengan rakyat Aceh," kata Mukhlis.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Regional
Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Regional
Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Regional
Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Regional
Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Regional
Masjid Hadiah Pengeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Masjid Hadiah Pengeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Regional
Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Regional
Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Regional
Kisah Maria 'Sang Dokter Rimba', Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Kisah Maria "Sang Dokter Rimba", Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Regional
Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Regional
Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang 'Lebai' Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang "Lebai" Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Regional
Menyoal Dugaan Perkosaan dan Penjualan Bocah 14 Tahun Korban Pencabulan oleh Kepala P2TP2A

Menyoal Dugaan Perkosaan dan Penjualan Bocah 14 Tahun Korban Pencabulan oleh Kepala P2TP2A

Regional
Kisah Dita Leni Ravia, Siswi SMKN di Gunungkidul yang Namanya Viral...

Kisah Dita Leni Ravia, Siswi SMKN di Gunungkidul yang Namanya Viral...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X