Pencarian 4 Korban Hilang Kapal Tenggelam Dihentikan Sementara

Kompas.com - 28/05/2014, 19:38 WIB
Ilustrasi kapal tenggelam Kompas.com/Ronny Adolof BuolIlustrasi kapal tenggelam
|
EditorCaroline Damanik

KENDARI, KOMPAS.com - Tim SAR Kendari menghentikan sementara pencarian empat korban kapal tenggelam KM Alis Permata di perairan Laut Banda. Kepala Seksi Operasional Kantor SAR Kendari, Basrano, mengatakan, pencarian terhadap empat orang penumpang kapal dihentikan sementara karena belum ada tanda-tanda ditemukannya para korban.

“Operasi pencarian secara fisik dihentikan sesuai SOP-nya tujuh hari, tetapi sewaktu-waktu bisa dibuka kembali jika ada tanda-tanda ditemukan korban,” kata Basrano, Rabu (28/5/2014).

Sampai saat ini, lanjutnya, pencarian para korban kapal tenggelam telah dilakukan hingga ke bagian timur laut Banda, yakni di perairan Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan dan bagian utara yaitu di Pulau Menui, Sulawesi Tengah.

“Lokasi tenggelamnya kapal sesuai arah arus lebih dominan ke wilayah barat sampai 60 mil dari TKP, kemudian kita lanjutkan ke arah timur. Namun tim belum menemukan tanda-tanda adanya korban,” tambah Basrano.

Menurutnya, pencarian empat korban kapal tenggelam juga terkendala cuaca. Pasalnya, tinggi gelombang mencapai 2 hingga meter dan disertai hujan dan angin.

“Personel yang terlibat dalam pencarian korban sebanyak 20 orang dengan menggunakan Rescue Boat 210 dibantu oleh KN Mayang milik kantor Navigasi Kendari dan beberapa kapal nelayan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, KM Alis Permata tenggelam di Laut Banda, Senin (19/5/2014). Kapal pengangkut kopra dari Pulau Buru, Maluku menuju Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, tenggelam di perairan laut Banda karena dihantam ombak besar, Senin malam.

Kapal dengan kekuatan 36 gross ton itu berpenumpang 23 orang,19 orang di antaranya dinyatakan selamat, sementara empat orang lainnya hilang. Ke-19 orang tersebut berhasil selamat setelah berpegangan di badan kapal yang terbalik selama 15 jam. Mereka ditemukan kapal nelayan KM Fajar Mulia yang tengah melintas di perairan laut Banda.

Sementara itu, empat orang yang hilang yakni Sri Hartati (26), diketahui sebagai pemilik kapal, anaknya bernama Alif Sabali (5), Wa Musni (26) dan seorang pria paruh baya (64) yang belum diketahui identitasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Regional
Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Regional
Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Regional
Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Regional
Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Regional
147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

Regional
Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Regional
Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X