Kompas.com - 24/05/2014, 17:07 WIB
Para seniman asal Thailand berkolaborasi dengan seniman Borobudur menghasilkan karya seni lukis tentang perdamaian, di Limanjawi Art House, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat, (23/5/2014). KOMPAS.com/Ika FitrianaPara seniman asal Thailand berkolaborasi dengan seniman Borobudur menghasilkan karya seni lukis tentang perdamaian, di Limanjawi Art House, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat, (23/5/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
MAGELANG, KOMPAS.com – Gejolak yang terjadi di Thailand, tidak membuat warganya berhenti belajar dan berkarya bahkan hingga ke luar negeri. Seperti dilakukan oleh 14 seniman asal negeri gajah putih itu yang menyempatkan diri belajar tentang seni di Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Mereka bergabung dengan puluhan seniman dari Komunitas Seniman Borobudur Indonesia (KSBI) menciptakan berbagai karya seni rupa berupa lukisan, di Limanjawi Art House, Dusun Tingal Kulon, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat kemarin.

Meski berbeda aliran, ada ekspresionalisme, dadalisme dan lainnya, namun semua karya lukis mereka memiliki satu tema yakni perdamaian. Watanot Tongateja, salah satu seniman Thailand itu, mengaku senang bisa belajar tentang seni di Candi Borobudur.

Kedatangannya ke Borobudur merupakan salah satu rangkaian persiapan kegiatan workshop di Bentara Budaya, Yogyakarta. “Kami senang berada di sini(Magelang). Damai, orang-orangnya sangat bersahabat dan terbuka menerima kami. Apalagi kami diajak ke Candi Borobudur dan bertemu dengan seniman-seniman di sekitarnya,” papar Watanot.

Selain belajar seni, kata Watanot, dirinya dan kawan-kawannya bisa sekaligus tukar pengalaman dan beribadah di candi Buddha terbesar di dunia itu. Umar Khusaeni, seniman KSBI mengaku senang dan tak mengira akan mendapat kunjungan para seniman Thailand itu.

Ia pun mengaku terbuka dengan siapapun yang ingin belajar dan tukar pengalaman tentang seni dan budaya di Borobudur. “Kami senang mendapat kunjungan ini. Kami bisa belajar dan tukar pengalaman dengan mereka. Kami juga dapat melukis bersama,” ungkap Umar, yang juga pemilik Limanjawi Art House Borobudur.

Umar menuturkan, karya lukisan yang dibuat oleh kolaborasi seniman Thailand dan KSBI mengangkat tema perdamaian. Mengingat saat ini, negeri Seribu Pagoda itu sedang mengalami krisis politik yang berujung kudeta pemerintahan oleh militer setempat.

“Kami berharap karya kami ini menginspirasi para pimpinan Negara Thailand untuk segera berdamai,” tutur Umar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X