Kompas.com - 23/04/2014, 13:10 WIB
Sejumlah warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah berkerumun di lokasi jalan yang diblokir oleh salah seorang warga lantaran diduga anaknya gagal menjadi wakil rakyat pada penilihan umum (Pemilu) Ligislatif lalu. Rabu, (23/04/2014). KOMPAS.com / ABDUL HAQSejumlah warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah berkerumun di lokasi jalan yang diblokir oleh salah seorang warga lantaran diduga anaknya gagal menjadi wakil rakyat pada penilihan umum (Pemilu) Ligislatif lalu. Rabu, (23/04/2014).
|
EditorCaroline Damanik

BONE, KOMPAS.com — Gara-gara anaknya gagal menjadi wakil rakyat, seorang warga nekat memblokir jalan, Rabu (23/4/2014). Akibatnya, puluhan warga Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Taneteriattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tak bisa lalu lalang.

Pemblokiran jalan yang dilakukan oleh Daeng Masserang (56) ini telah berlangsung sepekan hingga membuat warga resah dan mulai protes. Warga menduga bahwa pemblokiran jalan ini terkait anaknya, Rahman, caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang diperkirakan gagal meraih kursi untuk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

"Saya tidak tahu kenapa ditutup, jadi masyarakat saya susah, tidak ada jalannya. Ada memang anaknya yang caleg, tetapi tidak duduk. Suaranya juga tidak ada di kampung saya, biarpun satu, karena memang tidak pernah masuk kampanye," kata Bullere, Kepala Lingkungan Kampung Baru.

Karena kesal, warga akhirnya mendatangi lokasi, tetapi gagal bertemu dengan pelaku. Puluhan warga akhirnya mendatangi kantor kelurahan setempat guna menyampaikan aspirasinya. Pihak kelurahan mengaku baru akan mencarikan solusi antara pemilik lahan dan warga.

"Memang dia pemilik lahan yang sekarang dijadikan jalan. Sudah sepuluh tahun. Nanti kami akan pertemukan antara warga dan pemilik lahan," tutur Andi Satriadi Sakka, Kepala Kelurahan Mattirowalie.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X