Bagi-bagi Duit Saat Kampanye, Bupati Asal Partai Demokrat Ini Terancam Bui 1 Tahun

Kompas.com - 16/04/2014, 09:16 WIB
Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman yang menggunakan kacamata berdampingan dengan Bupati Buton Utara, Ridwan Zakaria pada kegiatan Musrenbang Sultra di Kendari, Selasa (15/4/2014). KOMPAS. COM/ Kiki Andi PatiBupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman yang menggunakan kacamata berdampingan dengan Bupati Buton Utara, Ridwan Zakaria pada kegiatan Musrenbang Sultra di Kendari, Selasa (15/4/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
KENDARI, KOMPAS.com - Kasus pidana pemilu yang melibatkan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman segera dilanjutkan ke meja hijau.

Berkas perkara Bupati yang juga Ketua DPD II Partai Demokrat Konawe Utara, oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) dinyatakan lengkap atau P21.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra, Andi Abdul Karim mengaku masih menunggu pelimpahan tahap dua, berupa barang bukti dan tersangka dari Polda Sultra.

“Kami telah berkoordinasi dengan penyidik Polda Sultra, rencananya hari ini tahap dua akan dilakukan Polda. Nah, setelah pelimpahan barang bukti dan tersangka, kami langsung daftarkan perkara ini ke pengadilan,” kata Karim, Selasa (15/4/2014) sore.

Karim berharap agar pelimpahan tahap dua kasus pidana pemilu tidak tertunda lagi, karena akan mempengaruhi masa tenggat waktu yang telah diatur dalam UU Pemilu.

“Kalau pelimpahan tahap dua selalu diulur-ulur, kami khawatir perkara ini akan menjadi kedaluwarsa. Dampaknya kasus pidana pemilu ini tidak bisa dilanjutkan ke pengadilan, padahal kita sudah nyatakan perkaranya lengkap,” katanya.

Menurut Karim, penuntut umum khusus pidana pemilu telah menyiapkan rencana dakwaan yang bakal digunakan untuk menjerat Bupati di persidangan nanti. Jaksa juga telah menyiapkan empat jaksa penuntut, yakni dua jaksa dari Kejati Sultra dan dua jaksa dari Kejaksaan Negeri Unaaha, Kabupaten Konawe.

“Penyusunan dakwaan tetap mengacu pada berkas penyidikan dari kepolisian. Kasus pidana pemilu tidak ada upaya paksa dan juga tidak ada penahanan terhadap tersangka," tambahnya.

Kepala Sub Direktorat Reserse dan Kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Sultra AKBP Sukiman Noer, menyatakan akan melimpahkan barang bukti dan tersangka ke kejaksaan negeri Unaaha, Konawe pagi ini.

“Iya benar, anggota sementara dalam perjalanan menuju Unaaha, Kabupaten Konawe. Bupati menuju Kejari, tapi saya dengar ada banyak pendukungnya yang juga ikut mengantar,” kata Sukiman yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (16/4/2014) pagi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X