Suami Istri Diduga Dibunuh di Bandung lalu Dibuang di Banten

Kompas.com - 14/04/2014, 13:19 WIB
Rumah mewah di Jalan Batu Indah Raya No 46A, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Bandung, Jawa Barat, milik pasangan suami istri, Didi Haswadi (59) dan Anita Anggraeni (51). Pasangan suami istri itu hilang secara misterius. Saat dicek ke rumahnya, ditemukan ada bercak darah. Selain itu, mobil Grand Livina yang biasa terparkir juga hilang. Diduga pasangan suami sitri ini diculik. Kini, pasangan suami istri itu sudah ditemukan. Keduanya ditemukan tewas di Pandeglang, Banten, pada Jumat, (11/4/2014).? KOMPAS.com/Rio KuswandiRumah mewah di Jalan Batu Indah Raya No 46A, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Bandung, Jawa Barat, milik pasangan suami istri, Didi Haswadi (59) dan Anita Anggraeni (51). Pasangan suami istri itu hilang secara misterius. Saat dicek ke rumahnya, ditemukan ada bercak darah. Selain itu, mobil Grand Livina yang biasa terparkir juga hilang. Diduga pasangan suami sitri ini diculik. Kini, pasangan suami istri itu sudah ditemukan. Keduanya ditemukan tewas di Pandeglang, Banten, pada Jumat, (11/4/2014).?
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Pasangan suami istri, Didi Haswadi (59) dan Anita Anggraeni (51) yang dilaporkan hilang diduga dibunuh di rumahnya di Jalan Batu Indah Raya No 46A, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Bandung, Jawa Barat, lalu jenazahnya dibuang di Pandeglang, Banten. Dugaan itu menguat setelah Polda Jabar menerima kabar bahwa Polda Banten telah menemukan dua mayat di kawasan Pandeglang.

"Iya, ada dugaan dieksekusi di sini (di rumahnya), kemudian dibuang di Pandeglang," kata Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Mashudi di Bandung, Senin (14/4/2014).

Menurut Mashudi, Polda Banten menemukan dua mayat tersebut, Jumat (11/4/2014). Hingga kini, Polda Banten masih memburu pelakunya.

Pasangan ini diketahui tewas oleh keluarganya pada Minggu, (13/4/2014) setelah mendapat informasi dari polisi. Mobil Grand Livina warna silver yang biasa terparkir di rumahnya itu hilang. Diduga pelaku juga membawa kabur mobil tersebut. Polisi kini masih menyelidiki motif dan mengejar pelakunya.

"Motifnya masih kita selidiki, apakah pelakunya orang dekat, kita sedang selidiki juga," katanya.

Sebelumnya diberitakan, pasangan suami istri ini diketahui menghilang setelah putri tunggalnya, Anggiane (27), kehilangan kontak dengan orangtuanya. Saat dicek ke kediamannya, pintu rumah ditemukan dalam keadaan terkunci, tetapi pintu gerbang terbuka.

Anggi lalu melaporkan hal itu ke Polsek terdekat. Polisi bersama keluarga mendatangi rumah. Jasa ahli kunci berusaha membukakan kunci tersebut. Akhirnya pintu rumah terbuka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anggi mencari-cari orang tuanya dengan menghampiri seluruh ruangan. Tapi, tidak ada seorang pun di dalam rumah. Dia sangat terkejut ketika melihat ada bercak darah di ruang tamu dan jejak kaki darah di tangga.

"Ada bercak darah di ruang tempat penerimaan tamu. Kemudian jejak kaki darah ada di tangga," kata keponakan korban, R. Ivan Budiman (31) saat ditemui di tempat kejadian perkara, Senin, (14/4/2014).

Kini, keluarga di Bandung masih menunggu kedatangan kedua jenazah yang diberangkatkan dari RSUD Serang, Banten.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.