Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/04/2014, 07:29 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SEMARANG, KOMPAS.com — Kasus dugaan politik uang berupa pembagian sembako dalam kampanye PDI-P di Pasar Bandarjo, Ungaran, Jawa Tengah, telah dilimpahkan penyidik kepolisian ke Kejaksaan Negeri Ambarawa, Senin (7/4/2014). Dalam kasus ini, Bupati Semarang Mundjirin menjadi terlapor dalam kapasitas sebagai juru kampanye PDI-P.

"Ya, itulah," kata Kapolres Semarang AKBP Augustinus Berlianto Pangaribuan, Senin petang. Hanya jawaban singkat tersebut yang dia berikan ketika wartawan meminta konfirmasi, termasuk soal pejabat berinisial M telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus itu. Tak ada rincian lebih lanjut dari Augustinus.

Adapun Kepala Kejaksaan Negeri Ambarawa Sila H Pulungan membenarkan soal pelimpahan berkas itu. "Berkas hari ini sudah masuk ke kejaksaan, kami akan melakukan penelitian," kata dia, ketika dihubungi, Senin petang.

Namun, Sila mengatakan belum dapat memastikan apakah berkas yang dilimpahkan tersebut sudah dapat dinyatakan lengkap atau belum. Tidak ada keterangan pula soal kepastian Mundjirin sebagai tersangka. "Baru saja tadi (diterima berkasnya) jam tiga (sore) kami terima berkas itu, kami pelajari dulu," ulang dia.

Dugaan pelanggaran kampanye dengan Mundjirin sebagai terlapor sebelumnya dilaporkan oleh Panwaslu Kabupaten Semarang ke Polres Semarang pada Kamis (28/3/2014). Sepekan kemudian, penyidik Polres Semarang memanggil sejumlah saksi, termasuk Ketua DPC PDI-P Kabupaten Semarang Bambang Kusriyanto dan Mundjirin sebagai terlapor.

Ketua Panwaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto menyatakan bahwa rapat pleno tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) menyimpulkan kegiatan Mundjirin membagikan sembako kepada pengunjung pasar Bandarjo telah memenuhi unsur adanya dugaan pelanggaran kampanye Pemilu Legislatif 2014.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.