Kompas.com - 07/04/2014, 12:37 WIB
Masa aksi dari Gema Kebudayaan NKRI saat mengelar aksi bisu di depan rumah Menpora Roy Suryo di jalan Magelang Yogyakarta KOMPAS.com/wijaya kusumaMasa aksi dari Gema Kebudayaan NKRI saat mengelar aksi bisu di depan rumah Menpora Roy Suryo di jalan Magelang Yogyakarta
|
EditorGlori K. Wadrianto
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo di Jalan Magelang Km 5, Yogyakarta, Senin (7/4/2014) didemo oleh sekelompok orang yang menolak penunjukan Roy sebagai mediator dalam masalah Keraton Surakarta, termasuk polemik Daerah Istimewa Surakarta (DIS).

Tokoh yang disebut-sebut sebagai pakar telematika ini, dinilai oleh para pendemo yang tergabung dalam Gerakan Muda untuk Kebudayaan NKRI (Gema Kebudayaan NKRI), tidak memiliki latar belakang ilmu hukum untuk mengemban tugas mediasi itu.

"Dia ditunjuk Presiden sebagai mediator, kami pertanyakan kapasitasnya. Dia bukan orang hukum," kata Dadang Wahyono, Koordinator Gema Kebudayaan NKRI.

Dalam aksi ini, belasan pemuda hanya berdiri membisu  selama 20 menit, dengan membawa berbagai tulisan di depan gerbang rumah Roy.

"Kami di sini mengelar aksi bisu mendesak agar Roy Suryo tidak ikut campur dalam penyelesaian permasalahan Keraton Surakarta termasuk Daerah Istimewa Surakarta," ujar Dadang.

Menurut Dadang, masalah menjadi DIS adalah amanat konstitusi dan hak asal-usul yang dijamin dalam UUD 1945. Suatu wilayah menjadi daerah istimewa tak berarti keluar dari NKRI.

"Sebelum berkomentar dan menjadi mediator, Roy Suryo perlu mencermati kaidah hukum terlebih dulu," tandasnya.

Massa aksi meminta agar Roy Suryo lebih berkonsentrasi dengan tugasnya sebagai menteri, tanpa perlu menangani urusan di luar tugasnya.

"Sebelum jadi mediator bagi permasalahan kerajaan lain di nusantara, sebaiknya Roy Suryo jadi mediator bagi masalah internal Pura Pakualaman," tegas Dadang lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.