Lapangan "Kodel Club" Salah Satu "Utang" Proyek Tol Ungaran-Bawen

Kompas.com - 05/04/2014, 10:37 WIB
Suasana SD Negeri Klepu 01 di Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jumat (15/2/2013). 
KOMPAS/AMANDA PUTRISuasana SD Negeri Klepu 01 di Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jumat (15/2/2013).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
UNGARAN, KOMPAS.com - Warga Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah kembali menagih janji PT Trans Marga Jateng (TMJ) membangun fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) pengganti fasilitas yang terkena proyek jalan Tol Ungaran-Bawen. Salah satu fasilitas yang tergusur adalah lapangan sepakbola milik "Kodel Club".

“Waktu dulu masih ada lapangan kami bisa tiap sore latihan tanpa biaya. Sekarang terpaksa ganti (latihan) futsal, itu pun harus urunan uang dengan teman-teman," kata Sugeng, salah satu anggota tim Kodel Club, Sabtu (5/4/2014).

Sugeng mengatakan PT TMJ yang terikat perjanjian tukar guling malah hanya menyediakan tanah lapang di Desa Klepu. “Padahal yang kami butuhkan ini lapangan sepakbola dengan fasilitas minimal ada gawangnya, bukan tanah lapang," kata dia.

Janji PT TMJ

Tokoh pemuda desa setempat, Ari Munanto mengatakan proyek Seksi 2 dari Tol Semarang-Solo yang mulai beroperasi pada Jumat (4/4/2014) ini seharusnya tidak meninggalkan masalah. Namun, ujar dia, kenyataannya PT TMJ bahkan belum menyelesaikan kewajiban sarana pendukung bagi SD Klepu I dan lapangan sepakbola.

“Saat mediasi yang difasilitasi DPRD beberapa bulan lalu, TMJ menjanjikan penggantian fasos dan fasum yang terkena tol selesai pada Maret 2014. Kenyataannya, sampai diresmikan bangunan SD belum lengkap dan lapangan bola baru ada tanah lapang," ungkap Ari.

Warga Desa Klepu, kata Ari, sangat mengkhawatirkan pembukaan jalan tol ruas Ungaran- Bawen ini berarti fasum dan fasos yang dijanjikan PT TMJ bakal terabaikan. “Kami khawatir kalau TMJ sudah ngurus proyek Seksi III dan IV, urusan fasum dan fasos ini jadi telantar,” jelas Ari.

Gedung baru SD Klepu I yang dibangun PT TMJ sebagai ganti gedung lama yang tergusur proyek tol sudah digunakan untuk kegiatan sekolah. Bangunan dua lantai yang jadi satu komplek dengan bangunan TK Mekarsari ini juga sudah dilengkapi fasilitas halaman berlantai beton untuk kegiatan upacara.

Hanya saja, pagar pembatas sekolah sampai sekarang belum terbangun meski di lokasi sudah ada tumpukan batu pondasi. “Pagar ini penting, selain sebagai pembatas juga bisa menjadi pengaman bagi para siswa. Sebab sekolah berada tak jauh dari jalan tol,” ujar Ari.

Warga lain desa ini, Sumiyati (49), menambahkan bahwa warga desanya melarang bangunan lama SD Klepu I dibongkar sampai semua janji PT TMJ terpenuhi. Dia pun mengatakan PT TMJ belum membangun akses jalan pengganti yang menghubungkan Klepu dan Macam Mati. Ketiadaan akses ini membuat jalan di depan bangunan lama SD Klepu I masih dipakai.

Padahal, jalan lama tersebut berada di tebing yang membatasi tepi jalan tol. Seharusnya, jalan tersebut terbebas dari aktivitas warga. “Selama bangunan SD yang baru belum dilengkapi dan belum dibuatkan jalan baru Klepu-Macan Mati, TMJ tak boleh membangun pagar pembatas tol maupun membongkar gedung SD yang lama,” tegas Sumiyati.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.