Kompas.com - 25/03/2014, 13:25 WIB
Kampanye PKS di Nunukan yang digelar dengan cara jalan sehat malah diminati anak anak. Mereka tampak asyik menyimak pembacaan nomor kupon. KOMPAS.com/SUKOCOKampanye PKS di Nunukan yang digelar dengan cara jalan sehat malah diminati anak anak. Mereka tampak asyik menyimak pembacaan nomor kupon.
|
EditorGlori K. Wadrianto

NUNUKAN, KOMPAS.com — Kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang dilakukan dengan balutan acara jalan sehat ternyata diminati anak-anak.

Bahkan, beberapa orangtua terlihat mengajak serta balita dalam kampanye yang dilaksanakan, Selasa (25/3/2014).

Beberapa anak usai sekolah tampak terlihat asyik menyimak kupon yang dipegangnya sembari mendengarkan pembawa acara membacakan nomor kupon yang memperebutkan hadiah peralatan elektronik dan sebuah sepeda motor.

Ketua DPC PKS Nunukan Muhammad Nasir mengaku kehadiran anak-anak dalam kampanye sangat sulit dihindari. Padahal, PKS telah berupaya memberikan imbauan kepada kadernya untuk tidak membawa serta anak mereka.

"Yang namanya kampanye, mau di jalan sehat, mau konvoi, mau dia rapat umum, tidak bisa dihindari anak-anak. Tapi, kami dari panitia telah mengumumkan lewat pamflet, lewat radio, lewat pertemuan, bahwa saat pelaksanaan tidak boleh membawa anak-anak. Bahkan, dengan hari kerja begini, kita harapkan anak-anak banyak yang sekolah," kata Muhammad Nasir.

Demi menghindari keterlibatan anak-anak dalam kampanye, Nasir mengaku telah membuka beberapa posko penitipan anak agar orangtua tidak melibatkan anak anak. Namun, dalam pantauan di lokasi kampanye, tak ada satu pun tanda soal posko penitipan anak di sekitar tempat acara.

"Saya kurang pasti di mana titiknya, tapi sudah diatur tadi malam ada permintaan untuk membentuk posko anak. Agar mobilisasi tadi anak-anak kita kumpulkan, jadi anak-anak naik di situ. Tapi, teknisnya anak-anak tidak mau berpisah dari orangtuanya. Jadi, kami telah berupaya maksimal. Kalau masih ada keterlibatan anak, itu di luar jangkauan panitia," ujar Nasir.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.