Satpol PP “Garuk” Atribut Kampanye di Tempat Terlarang

Kompas.com - 24/03/2014, 12:28 WIB
Puluhan satuan polisi pamong praja (Satpol-PP) Pemerintah Kota Ambon menertibkan atribut kampanye partai politik dan baliho para caleg di sejumlah kawasan yang terlarang di Kota Ambon, Senin (24/3/2014). KOMPAS.com/ RAHMAN PATTYPuluhan satuan polisi pamong praja (Satpol-PP) Pemerintah Kota Ambon menertibkan atribut kampanye partai politik dan baliho para caleg di sejumlah kawasan yang terlarang di Kota Ambon, Senin (24/3/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com - Puluhan satuan polisi pamong praja (Satpol-PP) Pemerintah Kota Ambon menertibkan atribut kampanye partai politik dan baliho para caleg di sejumlah kawasan yang terlarang di Kota Ambon, Senin (24/3/2014).

Petugas Satpol PP menertibkan atribut kampanye mulai dari spanduk, bendera partai hingga baliho para caleg yang dipasang membentangi jalan umum.

Selain itu, petugas juga menertibkan atribut kampanye yang dipasang di tempat-tempat yang dianggap mengganggu, seperti di tiang listrik, pepohonan dan fasilitas umum.

“Atribut kampanye yang dipasang di tempat-tempat umum seperti tiang listrik, tiang telepon dan di tempat-tempat yang dapat mengotori pemandangan kota, dan mengganggu ketertiban itu yang kita tertibkan karena melanggar aturan,” kata Kepala seksi penertiban Satpol PP Pemerintah Kota Ambon, Lusje Marantika.

Baliho dan atribut kampanye yang ditertibkan oleh petugas Satpol PP langsung diangkut ke mobil dan dibawa ke kantor Satpol PP untuk diamankan.

”Jadi semua atribut kampanye yang dipasang tidak sesuai pada tempatnya kita tertibkan,” ujarnya.

Penertiban atribut kampanye ini berjalan lancar tanpa mendapat halangan dari pendukung partai politik maupun para caleg yang spanduk dan balihonya ditertibkan.

Anggota Bawaslu Maluku, Lussy Peilouw mengakui selama masa kampanye berlangsung, dia telah menemukan sejumlah pelanggaran termasuk pelanggaran dalam hal pemasangan atribut kampanye, dan juga alat peraga yang di pasang ditempat-tempat yang dilarang.

“Sejauh ini hampir semua partai melakukan pelanggaran terkait dengan pemasangan atribut kampanye dan alat peraga,” kata dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.