Kompas.com - 12/03/2014, 11:46 WIB
Jurnalis dan para keluarga penumpang Malaysia Airlines mencari informasi mengenai keberadaan pesawat yang hilang kontak pada Sabtu (8/3/2014) dini hari. Twitter/@MalcolmMooreJurnalis dan para keluarga penumpang Malaysia Airlines mencari informasi mengenai keberadaan pesawat yang hilang kontak pada Sabtu (8/3/2014) dini hari.
EditorGlori K. Wadrianto
BANDA ACEH, KOMPAS.com — Tim Pencarian dan Penyelamatan (Search and Rescue/SAR) Banda Aceh mengerahkan satu kapal yang didukung 22 personel untuk mencari pesawat Boeing 777-200 MH370 milik Malaysia Airlines yang hilang kontak dalam penerbangan Kuala Lumpur-Beijing, China.

"Partisipasi kami untuk turut melakukan pencarian pesawat MAS di kawasan Selat Malaka ini sesuai perintah dari pusat (Jakarta)," kata Kasubsi Operasi SAR Banda Aceh Ibnu Haris saat dihubungi dari Banda Aceh, Rabu (12/3/2014).

Ibnu menjelaskan, pengerahan Tim SAR Banda Aceh itu berdasarkan kemungkinan pesawat Boeing 777-200 MH270 itu berbalik arah yang diperkirakan melintasi perairan Selat Malaka.

"Misi pencarian internasional itu telah kami lakukan sejak kemarin. Hari ini kami melanjutkan pencarian dengan menyisir Selat Malaka di perairan Provinsi Aceh," kata Ibnu menambahkan.

Ibnu Haris menjelaskan, pencarian sejak pukul 06.30 hingga 17.30 WIB itu tidak menemukan adanya tanda-tanda fisik dari pesawat MAS di perairan Selat Malaka.

Tim SAR Banda Aceh, kata Ibnu, pada hari pertama pencarian melakukan penyisiran seluas 64 mil laut persegi atau bergerak dari timur laut Banda Aceh dengan jarak mencapai 74 mil laut.

Pada hari kedua, Rabu ini, Tim SAR Banda Aceh akan memperluas wilayah pencarian yakni menjadi 100 mil laut persegi. "Artinya, ada perluasan wilayah yang akan kami sisir dalam misi pencarian internasional ini," kata Ibnu.

Ibnu juga menjelaskan pada pencarian hari kedua, pada misi mencari pesawat MAS yang hilang itu juga akan dikerahkan satu unit kapal KN SAR Purworejo dari Batam yang akan bersama-sama melakukan pencarian di Selat Malaka.

Pesawat Malaysia Airlines MH370 lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur hendak menuju Beijing pada pukul 00.41 waktu setempat, Sabtu (8/7/2014), membawa total 239 penumpang termasuk dua balita dan 12 awak pesawat.

Para pemakai jasa penerbangan MH370 itu terdiri 152 warga China, 38 warga Malaysia, 7 warga Indonesia, 5 warga India, 7 warga Australia, 3 warga Perancis, 3 warga Amerika Serikat, 2 warga New Zealand, 2 warga Ukraina, 2 warga Kanada, dan Rusia, Italia, Taiwan, Belanda serta Austria masing-masing satu orang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.