Kompas.com - 07/03/2014, 08:07 WIB
Ilustrasi: Sabu. SHUTTERSTOCKIlustrasi: Sabu.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SAMARINDA, KOMPAS.com — Tiga orang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda, Rabu (5/3/2014), saat sedang asyik mengonsumsi sabu. Salah satu dalih mereka mengonsumsi sabu itu adalah untuk mengobati diabetes.

"Berdasar informasi masyarakat, kasus ini berhasil kita kembangkan dan diselidiki. Setelah semua informasi dihimpun, kami langsung melakukan penggerebekan dan menangkap ketiganya yang tengah berpesta," ungkap Kasat Reskoba Polresta Samarinda Kompol Bambang Budiyanto, Kamis (6/3/2014).

Ketiga pegawai negeri itu ditangkap di sebuah rumah di Jalan Basuki Rahmat II Samarinda, Kalimantan Timur. Rumah itu merupakan tempat usaha penjahit pakaian. Berdasarkan informasi masyarakat, ujar Bambang, tempat tersebut sering dipakai untuk mengonsumsi barang haram.

Menurut Bambang, saat digerebek, ketiga pegawai negeri itu masih menggunakan seragam lengkap. Mereka adalah Wahyudi (41) yang merupakan PNS di Biro Perlengkapan Setprov Kaltim, Irwansyah (47) yang bekerja di Bappeda Kaltim, dan Mundi Martani (48) yang bertugas di Dinas Peternakan Kaltim.

"Kalau dilihat dari waktu penangkapannya, mereka mengonsumsi sabu pada saat jam kerja," kata Bambang. Bersama ketiga pegawai negeri itu disita barang bukti berupa paket sabu seberat 0,35 gram, seperangkat alat pengisap sabu, tiga telepon genggam, dan sebuah dompet. Dari pengakuan ketiga pegawai itu, sabu mereka dapatkan dari seseorang berinisial B.

Kepada polisi, ketiga pegawai itu mengaku menggunakan sabu karena alasan tertentu. “Wahyudi dan Mundi mengaku menggunakan sabu untuk mengobati penyakit diabetesnya, sedangkan Irwansyah, mengaku untuk semangat bekerja," tutur Bambang menirukan pengakuan mereka.

Bahkan, lanjut Bambang, salah satu tersangka mengatakan, penyakit diabetesnya telah membuat dia tak lagi punya kemampuan berhubungan seksual. "Ada yang mengaku karena diabetes tidak kuat main di ranjang dengan mengonsumsi sabu dia merasa perkasa dan kuat untuk urusan ranjang," tambahnya.

Kini ketiga pegawai negeri itu ditahan di tahanan Mapolresta Samarinda. "Ketiganya akan menjalani pemeriksaan lanjutan. Mereka akan dikenakan Pasal 114 Ayat 1, Pasal 112 Ayat 1 juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba," sebut Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.