Sepanjang 2014, Polres Kupang Gagalkan Keberangkatan 200-an Calon TKI Ilegal ke Malaysia

Kompas.com - 04/03/2014, 01:05 WIB
30 orang calon Tenaga Kerja Ilegal (TKI) dari tiga Kabupaten di NTT yang hendak diberangkatkan ke Malaysia, saat diamankan di markas Polres Kupang Kota Kompas.com/Sigiranus Marutho Bere30 orang calon Tenaga Kerja Ilegal (TKI) dari tiga Kabupaten di NTT yang hendak diberangkatkan ke Malaysia, saat diamankan di markas Polres Kupang Kota
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KEFAMENANU, KOMPAS.com - Sejak Januari sampai awal Maret 2014, petugas Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Laut Tenau Polres Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur, menggagalkan penyelundupan 200-an calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang akan diberangkatkan ke Malaysia.

Wakil Kepala Polres Kupang Kota, Komisaris Yulian Perdana kepada Kompas.com, Senin (3/3/2014), mengatakan para calon TKI ilegal itu semuanya ditahan di pelabuhan Tenau sebelum menumpang kapal laut.

“Dari 200 orang lebih calon TKI ilegal yang kami amankan itu, sudah termasuk di antaranya oknum perekrut para TKI. Semuanya berasal dari sejumlah kabupaten di NTT di antaranya Kabupaten Kupang, Rote, Timor Tengah Selatab (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Malaka dan Belu,” jelas Yulian.

Menurut Yulian, saat diamankan mereka tidak mampu menunjukan dokumen–dokumen yang sah terkait pemberangkatan sebagai TKI. Pada Januari 2014, sebut dia, ada 120 orang TKI ilegal yang dapat dibatalkan keberangkatannya. Lalu pada Februari hingga awal Maret 2014, ada 94 orang lagi yang juga dapat dibatalkan keberangkatannya sebagai TKI ilegal.

“Kami mengimbau pengawasan calon TKI dan pembinaan masyatakat bukan hanya diserahkan kepada kepolisian, namun seluruh elemen (masyarakat) turut meminimalisasi peristiwa seperti ini dengan lebih sinergis," harap Yulian.

Menurut Yulian, pengoptimalan pemberdayaan masyarakat dan kewirausahaan harus dilakukan bersama baik oleh para sesepuh, tokoh agama, akademisi, maupun pemerintah daerah. "Agar praktik-praktik seperti ini bisa terhindarkan," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X