Kompas.com - 21/02/2014, 06:54 WIB
Ilustrasi BPJS ShutterstockIlustrasi BPJS
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BENGKULU, KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) masih membingungkan dan kerap kali mengundang kekecewaan dalam pelaksanaannya di daerah. Salah satunya terjadi di Bengkulu, terkait peserta BPJS yang harus rutin menjalani cuci darah.

Suami pasien, Busran (54), harus berputar-putar dari satu bagian ke bagian lain rumah sakit untuk mendapatkan layanan yang dibutuhkan istrinya. Kejadian tersebut terkait dengan kebutuhan darah untuk sang istri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus, Bengkulu.

Namun, Busran mengaku kecewa. Fasilitas asuransi dari kepesertaan BPJS justru membingungkannya. Dia merasa dipermainkan aturan rumah sakit daerah yang tidak dapat melayani penyediaan darah dan transfusi bagi pasien non-rawat inap.

“Rujukan dari ruang cuci darah saya bawa ke Instalasi Gawat Darurat. Lalu disuruh ke BPJS, dari BPJS saya dianjurkan ke ruang instalasi rawat inap lalu disuruh lagi ke (bagian) Medical Record, tidak ada keputusan. Istri saya sangat membutuhkan darah sekarang, sementara saya dilempar-lempar,” ujar Busran, Kamis (54).

Kejadian serupa dikeluhkan pasien cuci darah yang lain. Para pasien berpendapat cuci darah tak memerlukan rawat inap. Sementara itu, BPJS hanya menanggung kebutuhan pasien rawat inap dan cuci darah hanya masuk kategori kebijakan rawat jalan khusus.

Elly Suparti (50) mengatakan selama ini bila suaminya hendak cuci darah akhirnya harus menginap demi mendapatkan fasilitas layanan BPJS. Jika tidak begitu, ujar dia, biaya yang mereka keluarkan tak ditanggung BPJS.

Koordinator BPJS RSUD M Yunus, Jahrotin, mengatakan pemenuhan kebutuhan darah memang harus ada persetujuan dari rumah sakit. “Sebelum BPJS peserta Askes atau Jamkesmas memang bisa langsung mendapatkan darah. Setelah (darah) ada, disetujui Askes atau Jamkesmas. Sekarang memang aturannya di setujui rumah sakit dulu. Kebijakan harus rawat inap kami tidak tahu,” ujar dia.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X