Total Pengungsi Letusan Kelud 66.139 Orang

Kompas.com - 14/02/2014, 20:07 WIB
Kompas.com/Yatimul Ainun Tebalnya abu dari letusan Gunung Kelud di perbatasan Kabupaten Kediri, Malang, dan Blitar, di Jawa Timur, mengakibatkan banyak korban mengalami sesak napas. Gambar diambil di posko pengungsi di Kota Batu, Kabupaten Malang, Jumat (14/2/2014) pagi

KEDIRI, KOMPAS.com — Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mencatat jumlah pengungsi akibat letusan Gunung Kelud berjumlah 66.139 orang.

Data yang dihimpun dari pos utama Satlak PB, Jumat (14/2/2014) sore di kawasan Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, itu berasal dari empat kecamatan yang masuk dalam wilayah kawasan rawan bencana.

Dari Kecamatan Ngancar sebanyak 28.698 pengungsi, Kecamatan Puncu 11.895 pengungsi, Kecamatan Plosoklaten 6.725 pengungsi, dan dari Kecamatan Kepung 18.826 pengungsi.

Dari jumlah tersebut, jumlah pengungsi anak balita berjumlah 4.692 jiwa, ibu hamil 726 jiwa, warga lansia 7.163 jiwa, sementara warga yang sakit 606 jiwa.


Para pengungsi itu tersebar di 117 titik evakuasi. Titik evakuasi untuk warga Kecamatan Ngancar berada di Kecamatan Wates, Kecamatan Puncu di Kecamatan Puncu, Kecamatan Plosoklaten di Kecamatan Plosoklaten, serta Kecamatan Kepung di Kecamatan Kepung.

Selain menempati tenda pengungsi, mereka juga menempati tempat-tempat ibadah ataupun sekolah.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan, kebutuhan yang paling mendesak bagi pengungsi saat ini adalah masker, fasilitas MCK, dan air bersih.

"Untuk keamanan, sudah di-back up oleh personel polisi dan TNI," kata gubernur dengan nama sapaan Pakde Karwo itu, saat mengunjungi pos Satlak PB Kediri di Simpang Lima Gumul.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Akun Lisa Marlina Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa, Ni Luh Djelantik Lapor Polisi

Regional
Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Preman Tewas Ditembak setelah Palak Truk, Sopirnya Ternyata Polisi

Regional
Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart Asal Solo yang Ciptakan 800 Lagu

Regional
Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Cerita Lilik Gantikan Nazar Amien Rais, Idolakan Wayang Sengkuni hingga Hati Geram

Regional
Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Jenazah Perempuan yang Diduga Korban Pembunuhan di Sukabumi Tiba di Rumah Duka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

[POPULER NUSANTARA] Lilik Gantikan Nazar Amien Rais | Viral Kicauan Lisa Marlina tentang Bali

Regional
Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Upaya Menyelamatkan Anisa, TKW yang Disiksa Majikan Malaysia hingga Gigi Rontok

Regional
Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Ditemukan Reruntuhan Diduga Ruang Tamu Istana Kesultanan Banten

Regional
Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Keluarga Nunung di Solo: Tak Sangka Orang Sebaik Mama Nunung Pakai Sabu...

Regional
Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga 'Dipenjara' Dalam Rumah

Kisah Pilu TKW Turini, Tak Digaji 21 Tahun hingga "Dipenjara" Dalam Rumah

Regional
Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Harapan Sang Taruna yang Berujung Maut di Sekolah Impian

Regional
6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

6 Fakta Baru Kebakaran Hutan Gunung Panderman, 60 Hektar Dilalap Api hingga Semua Pendaki Selamat

Regional
Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

Ini Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandung 2019-2024

Regional
Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

Terungkap, Identitas Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana di Sukabumi

Regional
Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

Didi Kempot, Penyanyi Campursari yang Digandrungi Anak Muda Masa Kini...

Regional
Close Ads X