Hujan Abu Vulkanis Guyur Tegal, Ratusan Masker Dibagikan

Kompas.com - 14/02/2014, 16:07 WIB
KOMPAS.com/Ari Himawan Sarono Salah seorang petugas dari Puskesmas Bumijawa Tegal, Jawa Tengah, membagikan masker kepada pengguna jalan mengantisipasi dampak abu vulkanik gunung Kelud, Jumat (14/2/2014).

TEGAL, KOMPAS.com — Hujan abu vulkanis dari letusan Gunung Kelud mengguyur Kecamatan Bumijawa, Tegal, Jawa Tengah, Jumat (14/2/2014).

Dua desa di Kecamatan Bumijawa, yaitu Sigedong dan Pesawahan, merupakan daerah terparah yang terdampak hujan abu.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, atap-atap rumah dan kendaraan warga terlihat diselimuti abu vulkanis.

Priyanto (45), salah seorang warga Bumijawa, mengatakan, meski tidak terlalu tebal, hujan abu membuat mata perih dan sesak napas.

"Selain abu, hujan bercampur sedikit air sehingga sangat mengganggu jarak pandang saat mengemudikan kendaraan," kata Priyanto.

Sementara untuk mengantisipasi dampak dari abu vulkanis bagi kesehatan, belasan petugas dari Kecamatan Bumijawa dan puskesmas membagikan 400 masker kepada warga.

Pembagian masker dilakukan di sejumlah titik, di antaranya di kompleks Pasar Bumijawa.

"Memang debu tidak terlalu tebal, tetapi kita tetap mengantisipasi dampaknya untuk kesehatan," ujar Ahmad Susianto, Camat Bumijawa, di lokasi pembagian masker.

Susianto menambahkan, pihaknya akan terus membagikan masker kepada warga terdampak abu vulkanis. Untuk sementara, masker diperoleh dari puskesmas di wilayah Bumijawa.

"Dari kecamatan, kami mengambil 5.000 masker lagi yang akan dibagikan segera," jelas Susianto.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorFarid Assifa

Terkini Lainnya

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Regional
Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

Regional
Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Regional
Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Regional
33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional

Close Ads X