Pengungsian Roboh, Dua Pengungsi Gunung Kelud Tewas

Kompas.com - 14/02/2014, 08:25 WIB
Kompas.com/Yatimul Ainun Banyak pengungsi korban letusan Gunung Kelud di perbatasan Kabupaten Kediri, Malang, dan Blitar, di Jawa Timur yang mengalami sesak napas dan kekurangan oksigen karena tebalnya hujan abu dari letusan itu, Jumat (14/2/2014) dini hari.
MALANG, KOMPAS.com - Pengungsian di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jumat (14/2/2014) dini hari, roboh. Dua pengungsi korban letusan Gunung Kelud, meninggal.

"Ada satu korban meninggal dunia. Karena tertimpa atap pengungsian saat ada angin kencang disertai abu. Korban usianya sudah 90 tahun," kata Kapolres Batu, Kapolres Batu AKBP Windiyanto Pratomo, Jumat dini hari.

Korban meninggal pertama itu atas nama Syair (90). "Ia meninggal karena tak kuat menahan  bangunan pengungsian yang roboh. Korban adalah warga Dusun Kutut Desa Sambirejo, Kecamatan Ngantang," papar Windiyanto.

Tak berselang lama, Windiyanto mengabarkan satu lagi pengungsi meninggal karena sebab yang sama. Korban kedua belum dapat diidentifikasi. "(Lalu), satu korban lain kritis dan belasan pengungsi lain luka-luka," ujar dia.


Penutupan akses

Akibat letusan Gunung Kelud di perbatasan Kabupaten Kediri, Malang, dan Blitar, di Jawa Timur, beberapa akses jalan juga ditutup. Di wilayah Kabupaten Malang, jalan yang ditutup adalah rute yang melintasi Kecamatan Kasembon, Pujon, dan Ngantang.

"Jalan di tutup dulu.Khawatir pengguna jalan terkelincir dan terjadi tabrakan. Sejak (Gunung Kelud) meletus sudah kami tutup dulu. Dari kota Batu sampai Kasembon, kami arahkan lewat ke Pasuruan dan Mojokerto," papar Windiyanto.

Windiyanto pun mengatakan abu masih tebal di jalan, terutama di Kecamatan Kasembon. "Saat ini sudah ada 5.000 warga yang sudah dievakuasi," ujar dia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorPalupi Annisa Auliani
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Regional
Begal Masuk Kampus Unand, 'Kalau Kau Teriak, Mati Kau'

Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Regional
PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

Regional
Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Regional
Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Regional
Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Close Ads X