Kompas.com - 07/02/2014, 21:25 WIB
Satgas Pamtas Yonif 100 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 10 ton gula ilegal di perbatasan Kec Sebatik, sementara upaya penyeleundupan 640 botol miras berhasil digagalkan di Kec Krayan. KOMPAS.com/SUKOCOSatgas Pamtas Yonif 100 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 10 ton gula ilegal di perbatasan Kec Sebatik, sementara upaya penyeleundupan 640 botol miras berhasil digagalkan di Kec Krayan.
|
EditorFarid Assifa

NUNUKAN, KOMPAS.com - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Satgas Pamtas Yonif 100/ Raider di Long Widang, Kecamatan Krayan mengamankan 640 botol minuman beralkohol di atas ambang batas yang ditentukan.

Perwira Seksi Teritorial Satgas Pamtas Yonif 100/Raider Lettu Inf Abraham Prihadi mengatakan, kedua jenis barang selundupan dari Malaysia tersebut dipastikan tidak dilengkapi dengan dokumen resmi.

“Tanggal 6 Februari pukul 13.00 kita mengamankan sebuah mobil Toyota Hilux nomor QMW 4327 membawa minuman keras dalam jumlah besar 640 botol. Tersangkanya warga Lawas, Malaysia atas nama Jebi Padin. Barang ini tidak memiliki dokumen yang sah," ujar Abraham Prihadi kepada Kompas.com saat dihubungi via telepon, Jumat (7/2/2014).

Selain mengamankan minuman keras ilegal, Satgas Pamtas Yonif 100/ Raider di Pos Aji Kuning juga mengamankan 10 ton gula ilegal asal Malaysia.

“Gula tadi malam pukul 12.00 Wita, informasinya dari masyarakat bahwa ada pengepakan gula di salah satu rumah di Desa Lala Salo, Kecamatan Sebatik Utara. Kemudian Danki Pos Aji Kuning memerintahkan untuk melaksanakan pemeriksaan pada pukul 12.00 dan Bapak Abdullah tidak mampu menunjukkan dokumen resmi tentang keberadaan barang tersebut. Saat ini kita terus berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai,” jelas Abraham Prihadi.

Sejak bertugas menjaga kemanan di wilayah perbatasan Indonesai-Malaysia di Kabupaten Nunukan, Satgas Pamtas Yonif 100/ Raider telah menggagalkan 3 kali upaya penyelundupan barang ilegal melalui pintu perbatasan. Sebelumnya bulan Januari, Satgas Pamtas Yonif 100/ Raider juga mengamankan 3,74 ton minyak goreng ilegal dari Malaysia yang diselundupkan melalui perbatasan di Pulau Sebatik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X