Kompas.com - 31/01/2014, 15:14 WIB
Tampak salah satu kegiatan bagi-bagi angpao oleh salah satu anggota wihara dengan kostum Cai Shen sang Dewa Kekayaan. Kompas.com/ Dani JuliusTampak salah satu kegiatan bagi-bagi angpao oleh salah satu anggota wihara dengan kostum Cai Shen sang Dewa Kekayaan.
|
EditorFarid Assifa

BALIKPAPAN, KOMPAS.com — Dewa Kekayaan yang dinamai Cai Shen di masyarakat Tionghoa selalu menjadi simbol pemberi rezeki bagi manusia. Di perayaan pergantian tahun baru China 2565 di sebuah wihara di Balikpapan, Kalimantan Timur, Wihara Eka Dharma Manggala, dihadirkan sosok Cai Shen ini, Jumat (31/1/2014) dini hari.

Penampilannya bertubuh tinggi besar agak tambun, berbalut jubah merah keemasan, berjambang panjang lurus hingga ke perut. Sambil membawa sebongkah "emas" sebesar kepala orang dewasa di salah satu tangannya, ia membagikan rezeki terus-menerus kepada manusia.

Cai Shen perlambang rezeki. Bagi umat yang merayakan Imlek tentu mengharapkan hari-harinya penuh berkah dan rezeki, serta urusan bisnis yang lancar di sepanjang tahun yang baru dijalani, termasuk ketika masuk ke tahun Kuda di 2014 ini.

Pengurus Wihara Eka Dharma Manggala menghadirkan pria berkostum Cai Shen seusai ibadah pergantian tahun. Sosok Dewa Kekayaan itu membagi-bagikan sekitar 500 angpau berisi uang kepada seluruh warga yang hadir beribadah di wihara tersebut.

“Baru kali ini melihat ada ibadah dan perayaan Imlek yang mendatangkan 'Cai Shen'. Soalnya di tempat saya di Jawa, kita hanya berdoa saja di klenteng, lalu pulang. Paling-paling hanya kembang api, pesta lampion, atau barongsai saja,” kata Lianawati Santoso asal Jawa Tengah.

Lianawati datang ke Balikpapan untuk menghabiskan libur panjang Imlek 2014 ini. Bersama teman-temannya, mereka mendatangi wihara tempat perayaan. “Di sini malahan ada 'Cai Shen'. Ini bagus supaya anak-anak kita kian kenal. Kita ikut-ikutan minta angpau,” kata Lianawati.

Tahun baru China melambangkan permulaan nasib dan kehidupan. Sebagaimana peralihan tahun baru China pada umumnya, warga Tionghoa datang ke kelenteng maupun wihara untuk memanjatkan doa dan harapan agar selalu mendapat rezeki dan kehidupan yang lebih baik di tahun baru yang akan mereka masuki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sang Dewa Cai Shen inilah yang menjadi pemberi berkah rezeki dan kehidupan yang akan lebih baik itu. Kehadiran "dewa rezeki" merupakan puncak perayaan pergantian tahun di wihara ini. Dalam perayaan ini, pihak manajemen wihara mengemas ibadah dan perayaan pergantian tahun baru Imlek yang diawali dengan penyembahan dan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan cara bersujud, disebut Pai-pai. Kemudian tak pernah ketinggalan atraksi tari Naga.

Seluruh rangkaian acara itu berlangsung selama tiga jam. Melengkapi ritual sepanjang tiga jam itu, para tamu menyempatkan menaikkan harapan-harapannya untuk sepanjang tahun baru ini. Harapan mereka digantung pada sebuah pohon doa yang disebut pohon bunga mei hwa. Pengharapan tiap orang ditulis dalam secarik kertas, dimasukkan ke amplop, lalu digantung di dahan yang paling tinggi. Harapan mereka itu akan dinaikkan ke Tuhan pada hari Cap Go Meh atau hari ke-15 setelah pergantian tahun.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X