Warga Mukomuko Setuju Bius Hewan Ternak yang Berkeliaran

Kompas.com - 09/10/2013, 22:22 WIB
Sejumlah ekor sapi kurban tengah melahap sampah rumah tangga yang telah terkontaminasi zat berbahaya di jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Jumat, (27/09/2013). KOMPAS.com / ABDUL HAQSejumlah ekor sapi kurban tengah melahap sampah rumah tangga yang telah terkontaminasi zat berbahaya di jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Jumat, (27/09/2013).
EditorFarid Assifa

MUKOMUKO, KOMPAS.com — Warga di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendukung rencana pemerintah setempat membius hewan ternak sapi, kerbau, dan kambing yang berkeliaran di jalan raya dan fasilitas umum di daerah itu.

"Kami minta pemerintah setempat bertindak tegas terhadap hewan ternak yang berkeliaran dengan cara membius," kata Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Ipuh, Surahmin, di Mukomuko, Rabu (9/10/2013).

Ia menyatakan siap mendukung dan membantu tugas pemerintah setempat melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan hewan ternak di wilayahnya dengan cara dibius.

"Kami sudah koordinasi dengan semua kepala desa yang tersebar di Kecamatan Ipuh. Dan mereka semua setuju dan siap membantu ketika kegiatan itu berada di wilayahnya masing-masing," katanya.

Menurut dia, hanya dengan cara seperti itu, pemilik hewan ternak sadar dan tidak berani lagi melepaskan peliharaannya berkeliaran di jalan raya dan fasilitas umum.

Untuk itu, kata dia, dalam penertiban hewan ternak itu, Satpol PP harus turun ke desa-desa dibantu oleh kepala desa.

Ia menegaskan, Satpol PP tidak perlu takut melakukan penertiban hewan ternak di desa karena sudah ada perda yang mengaturnya. Selain itu, kepala desa dan perangkatnya pun siap membantu.

Surahmin menyampaikan, desa itu saat ini rutin menggelar kegiatan gotong royong guna mendukung program bupati setempat untuk meraih Piala Adipura tahun 2014, tetapi lingkungan masih saja kotor karena hewan ternak masih berkeliaran.

"Kami juga sudah berusaha melarang warga di desa ini untuk tidak melepaskan peliharaannya, tetapi tetap saja dilepas," keluhnya.

Jadi, kata dia, cara efektif sekarang itu adalah pemerintah setempat sendiri yang turun untuk menertibkan dengan dibantu perangkat desa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Regional
Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Regional
Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Regional
Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Regional
Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Regional
Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Regional
Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Regional
Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X